JAKARTA, SAWIT INDONESIA - Kota Balikpapan mendapatkan perhatian dari kamar dagang dan industri (Kadin) Malaysia sebagai salah satu lokasi investasi menyusul posisi kota itu sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) di Klimantan Timur.
"Kami menerima kunjungan dari Presiden Kehormatan Kadin Malaysia Tan Sri Dato Chen Kooi Chiew. Mereka melihat Balikpapan bersama dengan pembangunan IKN untuk berinvestasi", kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Balikpapan Hasbullah Helmi di balai kota Balikpapan.
Helmi mengatakan Kadin Malaysia sudah berinvestasi kelapa sawit dikawasan Kutai Kartanegara. Mereka tertarik dengan balikpapan untuk bidang properti.
"Di Balikpapan, kimi juga butuh perumahan untuk para pekerja di IKN. Industri kami di Kariangau yang meningkat pesat, tentu butuh tempat inggal juga untuk kariawan mereka", tuturnya.
Kadin Malaysia, lanjutnya juga berniat menanamkan modal mereka pada industri pengolahan kelapa sawit di Balikpapan. Sudah ada beberpa tempat yang mereka survai untuk investasi mereka" kata Helmi.
Sementara Pemkot Balikpapan menawarkan investasi pada pemenuhan air baku untuk masyarakat kepada perwakilan Kadin Malaysia itu.
"Mereka ternyata berminat juga untuk menuntaskan kebutuhan air di Balikpapan. Lebih lagi dengan pemindahan IKN, pendududk Balikpapan akan bertambah yang berimbas pada peningkatan kebutuhan terhadap air", ujarnya.
Helmi menjelaskan Pemerintah Kota Balikpapan telah mengajak investor asal Jepang untuk memenuhi kebutuhan air baku dengan desalinasi air dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Manggar menuju Waduk Manggar. Kota Balikpapan saat ini hanya mengandalkan pasokan air baku dari Waduk Manggar dengan kapasitas produksi 1.100 liter/detik .
Untuk itu, Pemerintah Kota Balikpapan meninta Kadin Malaysia untuk memeparkan rencana investasi mereka terkait pemenuhan air baku kota Balikpapan itu.
"Nanti kami lihat, semua yang minat dengan upaya pasokan air baku kami terima. Kami akan melihat mana yang terbaik dan kapasitasnya besar mampu memenuhi kebutuhan", katanya
Sumber: kalteng.antaranews.com














