• Rabu, 7 Oktober 2026
Berita Terbaru

IPOS Forum 2025 Resmi Dibuka, GAPKI Sumut Siapkan Rekomendasi Dukung Ketahanan Pangan dan Energi

Medan, SAWIT INDONESIA - Indonesian Palm Oil Stakeholders (IPOS) Forum ke-10 tahun 2025 resmi sebagai forum sarasehan yang menjadi pelaku industri sawit untuk mendukung program pemerintah di bidang pangan dan energi. Event tahunan ini dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Muhammad Armand Effendy Pohan dan Direktur Tanaman Kelapa Sawit serta Aneka Palma Kementerian Pertanian RI, Baginda Siagian.

Indonesian Palm Oil Stakeholders (IPOS) Forum ke-10 mengusung tema: “Peran Satgas Sawit Dalam Mendukung Industri Sawit Menuju Indonesia Emas 2045” akan berlangsung 30-31 Oktober 2025 di Medan, Sumatera Utara. IPOS Forum mendapatkan dukungan utama dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Selain itu dukungan datang dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), Badan Kerja Sama Perusahaan Perkebunan Sumatera (BKS-PPS) dan Komunitas Pecinta Kelap Sawit dengan media partner Majalah SAWIT INDONESIA.

Baginda Siagian menjelaskan bahwa Tema IPOS Forum ke-10 sangat relevan dan strategis, mengingat sektor kelapa sawit merupakan tulang punggung perekonomian nasional yang melibatkan lebih dari 16 juta tenaga kerja, serta menjadi sumber devisa terbesar non-migas Indonesia.

“Tetapi industri ini juga tengah menghadapi berbagai tantangan antara lain legalitas lahan dan percepatan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang menjadi kunci keberlanjutan produksi dan kesejahteraan petani,” tambahnya.

Baginda menyebutkan bahwa Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) menjadi prioritas. Saat ini, lebih dari 300 ribu hektar sawit rakyat telah diremajakan, namun capaian ini masih perlu terus ditingkatkan. Saat ini, tantangan terbesar bukan hanya soal pendanaan, melainkan juga legalitas lahan dan kelengkapan dokumen petani. Selanjutnya, Kementan mendorong agar proses verifikasi dan asistensi di lapangan dilakukan lebih cepat dan adaptif, tanpa mengurangi prinsip kehati-hatian dan keberlanjutan.

“Melalui forum seperti IPOS ini, saya berharap akan lahir rekomendasi-rekomendasi konkret untuk memperkuat tata kelola industri sawit nasional — baik dari sisi regulasi, teknologi, maupun pemberdayaan petani. Sebab itu, IPOS forum ini bukan sekadar ajang diskusi, tetapi juga ruang kolaborasi nyata demi masa depan sawit Indonesia yang berdaya saing dan berkelanjutan,” tambahnya.

Ketua GAPKI Sumut, Timbas Ginting menjelaskan bahwa IPOS Forum tahun ini dihadiri 500 peserta dari berbagai kalangan antara lain perusahaan, petani, pemerintah daerah, akademisi, mahasiswa, dan Masyarakat.

“Nantinya IPOS Forum ini akan menghasilkan rekomendasi yang akan disampaikan kepada pemerintah dalam rangka membantu penyelesaian persoalan sebagai bagian mewujudkan industry sawit yang berkelanjutan dan berdaya saing,” pungkasnya.

Artikel Terkait