• Kamis, 8 Oktober 2026
Berita Terbaru

INSTIPER Workshop SDM Industri Sawit: SDM Kunci Keberlanjutan Industri Sawit

Yogyakarta, SAWIT INDONESIA - Sebagai wujud dukungan pada keberlanjutan industri kelapa sawit Indonesia, INSTIPER Yogyakarta hadirkan Workshop Sumber Daya Manusia Industri Perkebunan Kelapa Sawit dengan mengusung tema "Penyiapan SDM dalam Mendukung Keberlanjutan Perkebunan Kelapa Sawit", di kampusnya, pada Selasa (9 Desember 2025).

Workshop ini terbagi menjadi tiga sesi. Pada sesi pertama, menghadirkan empat narasumber antara lain Baginda Siagian (Direktur Tanaman Kalapa Sawit dan Aneka Palma - Ditjen Perkebunan), Ir. Memet Kosasih Setia Putra (Direktur SDM dan Umum, PT Agrinas Palma Nusantara), Dr. Harsawardana (Rektor INSTIPER Yogyakarta) dan Lucki Bagus (Plt Kepala Divisi Penyaluran Dana SDM Perkebunan - BPDP).

Sementara, di sesi kedua, dihadirkan tiga narasumber di antaranya. Urbanus Nangoy (Ketua Plantation Human Capital Asossiation Indonesia), Dr. Gulat Manurung (Ketua Umum APKASINDO), Dr. Sri Gunawan (Direktur AKPY STIPER).

Sedangkan pada sesi ketiga, menghadirkan narasumber Benyamin Basuki (Vice President Human Resource PT First Resource), Diundang P Hutapea (Vice President and General Affair PT Astra Agro Lestari), Michael Adryanto (Deputy Managing PT Karyamas Plantation), Agus Sutrisno (Human Capital Group Dept.Head, PT Bumitama Gunajaya Agro), Sutarto Hadi (VP Human Respurces Management PT Teladan Prima Agro), Yongki (PT Cargill Indonesia), dan Imam Setyaji (Deputy HC Head, PT Wilmar Internasional)
Ketiga sesi diskusi dipandu langsung oleh Dr. Purwadi (Direktur Pusat Sain Kelapa Sawit) - INSTIPER Yogyakarta.

Rektor INSTIPER Yogyakarta, Dr. Harsawardana, mengatakan menyambut baik kehadiran dari stakeholder sawit yang hadir pada kegiatan (Workshop SDM Industri Perkebunan Kelapa Sawit). "Mengingat sumber daya manusia (SDM) di industri kelapa sawit memiliki peran yang sangat penting untuk keberlanjutan," katanya.

Menurut Dr. Harsawardana sumber daya manusia (SDM) jadi kata kunci sebuah keberhasilan suatu negara, tak terkecuali industri Kelapa sawit dan sektor pertanian berkelanjutan.

"Bahwa kualitas SDM adalah faktor penentu kemajuan bangsa. Ada banyak negara kecil yang jauh lebih maju dan sejahtera dibandingkan kita (Indonesia). Padahal mereka tidak punya sawit, tidak punya sumber daya alam melimpah seperti Indonesia. Yang membedakan adalah kualitas manusianya," ujanya.

"Semoga apa yang disampaikan narasumber bisa menjadi masukan dalam pengembangan SDM untuk keberlanjutan industri kelapa sawit di Indonesia, karena banyak masukan dari pelaku usaha, pemerintah dan akademisi," sambung Rektor INSTIPER Yogyakarta.

Workshop ini dihadirkan untuk membahas kebutuhan SDM di industri perkebunan kelapa sawit dengan menghadirkan narasumber dari stakeholder sawit, mulai dari pemerintah, asosiasi petani, perusahaan sawit dan akademisi. Berbagai perspektif kebutuhan SDM di industri kelapa sawit dipaparkan secara gamblang oleh masing-masing narasumber.

Workshop yang dilangsungkan INSTIPER Yogyakarta ini, merupakan satu rangkaian dari kegiatan untuk menyambut Dies Natalis ke-67, yang jatuh tepat pada 10 Desember 2025.

Artikel Terkait