• Rabu, 7 Oktober 2026
Berita Terbaru

Industri Minyak Sawit Indonesia Menuju 100 Tahun NKRI Membangun Kemandirian Ekonomi dan Pangan Secara Berkelanjutan (Bagian VII)

Jika dibandingkan dengan rata-rata GDP per kapita di negara sedang berkembang, rata-rata tertinggi adalah kawasan Asia Timur, yang meningkat dari 2.738 USD/kapita menjadi 14.428 USD/kapita pada tahun 2050, sebaliknya terendah adalah di Asia Selatan dan Sub Sahara Afrika. Diantara negara sedang berkembang, terdapat 45 negara yang memiliki tinggkat GDP perkapita dibawah 1.000 USD/kapita/tahun. Perkembangan GDP berdasarkan kawasan (Million USD, pada Harga Konstan 2005) 1980 1990 2000 2005 2010 2020 2030 2050 European Union 17.926 24.007 30.295 33.650 34.865 43.348 50.740 64.995 East Asia 674 1.409 2.898 4.086 5.824 11.692 21.073 45.043 South Asia 263 448 752 1.013 1.431 2.783 5.331 16.020 Near East/North Africa 804 974 1.369 1.728 2.043 3.109 4.556 8.013 Latin America and Caribbean 1.250 1.455 1.988 2.260 2.596 3.743 5.066 7.805 Sub-Saharan Africa 96 126 167 208 264 501 1.027 4.630 Other Westren Europe 404 512 633 690 740 895 1.052 1.384 Other Eastern Europe 147 173 89 128 143 182 214 260 Central Asia 16 16 7 11 14 18 24 41 World 21.580 29.212 38.199 43.773 47.920 66.272 89.084 148.191 Sumber : FAO (2012) Dampak dari meningkatnya penduduk global, dan sertai peningkatan GDP maupun GDP per kapita adalah meningkatnya konsumsi pangan di masa mendatang. Kedua variabel tersebut (pertambahan penduduk dan pertumbuhan konsumsi per kapita) juga akan mendorong pertumbuhan konsumsi per kapita minyak nabati dunia, dan akan mempengaruhi total konsumsi minyak nabati dunia maupun tingkat produksi minyak nabati dunia di masa mendatang. Sumber : GAPKI

Artikel Terkait