Berita Terbaru
Industri Minyak Sawit Indonesia Menuju 100 Tahun NKRI Membangun Kemandirian Ekonomi dan Pangan Secara Berkelanjutan (Bagian VII)
Jika dibandingkan dengan rata-rata GDP per kapita di negara sedang berkembang, rata-rata tertinggi adalah kawasan Asia Timur, yang meningkat dari 2.738 USD/kapita menjadi 14.428 USD/kapita pada tahun 2050, sebaliknya terendah adalah di Asia Selatan dan Sub Sahara Afrika. Diantara negara sedang berkembang, terdapat 45 negara yang memiliki tinggkat GDP perkapita dibawah 1.000 USD/kapita/tahun.
Perkembangan GDP berdasarkan kawasan (Million USD, pada Harga Konstan 2005)
1980
1990
2000
2005
2010
2020
2030
2050
European Union
17.926
24.007
30.295
33.650
34.865
43.348
50.740
64.995
East Asia
674
1.409
2.898
4.086
5.824
11.692
21.073
45.043
South Asia
263
448
752
1.013
1.431
2.783
5.331
16.020
Near East/North Africa
804
974
1.369
1.728
2.043
3.109
4.556
8.013
Latin America and Caribbean
1.250
1.455
1.988
2.260
2.596
3.743
5.066
7.805
Sub-Saharan Africa
96
126
167
208
264
501
1.027
4.630
Other Westren Europe
404
512
633
690
740
895
1.052
1.384
Other Eastern Europe
147
173
89
128
143
182
214
260
Central Asia
16
16
7
11
14
18
24
41
World
21.580
29.212
38.199
43.773
47.920
66.272
89.084
148.191
Sumber : FAO (2012)
Dampak dari meningkatnya penduduk global, dan sertai peningkatan GDP maupun GDP per kapita adalah meningkatnya konsumsi pangan di masa mendatang. Kedua variabel tersebut (pertambahan penduduk dan pertumbuhan konsumsi per kapita) juga akan mendorong pertumbuhan konsumsi per kapita minyak nabati dunia, dan akan mempengaruhi total konsumsi minyak nabati dunia maupun tingkat produksi minyak nabati dunia di masa mendatang.
Sumber : GAPKI














