Berita Terbaru
Industri Minyak Sawit Indonesia Menuju 100 Tahun NKRI (Bagian LXXVII)
Menurut data asosisasi Produsen Biodiesel Indonesia (2009) kapasitas industri biodisel Indonesia sudah mencapai 3 juta ton pertahun. Industri ini terbesar di Sumatera Utara, Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur dan Kalimantan Timur. Dengan kapasitas yang demikian, industri biodiesel nasional sudah mampu memasok setidak-tidaknya 3 juta ton biodiesel untuk kebutuhan dalam negri. Realisasi produksi biodiesel Indonesia sejauh ini belum diperoleh data yang akurat.
Produsen dan Kapasitas Industri Biodiesel di Indonesia
No
Nama Perusahaan
Lokasi
Kapasitas (ton/tahun)
1
PT. Alia Mada Perkasa
Kosambi , Tangerang
11.000
2
PT. Anugrah Inti Gemanusa
Gresik
40.000
3
PT. Bioenergi Pratama Jaya
Kab. Kuatai Timur
6.000
Kab. Berau
60.000
4
PT. Cemerlang Energi Perkasa
Dumai , Riau
40.000
5
PT. Damai Sejahtera Sentosa Cooking
Rungkut, Surabaya
120.000
6
PT. Darmex Biofuel
Bekasi
150.000
7
PT. Energi Alternatif
Jakarta Utara
7.000
8
PT. Eternal Buana Chemical Industries
Cikupa Tanggerang
40.000
9
PT. Eterindo Nusa Graha
Gresik
40.000
10
PT. Indo Biofuels Energi
Merak
60.000
11
PT. Multikimia Intipelangi
Bekasi
14.000
12
Musim Mas Group
Kab. Deli Serdang
70.000
Batam
350.000
13
PT. Pasdena Biofuels Mandiri
Cikarang
10.240
14
PT. Pelita Agung Agrindustri
Bengkalis, Riau
200.000
15
PT. Petro Andalan Nusantara
Dumai, Riau
150.000
16
PT. Primanusa Palma Energi
Jakarta Utara
24.000
17
PT. Sintong Abadi
Kab. Asahan
35.000
18
PT. Sumi Asih
Bekasi
100.000
19
PT. Wahana Abdi Tritatehnika Sejati
Cilengsi, Bogor
132.200
20
PT. Wilmar Bio Energi Indonesia
Dumai, Riau
1.050.000
Total
3.069.440
Sumber: BPS
Dengan Indonesia sebagai produksi CPO terbesar di dunia, sebenarnya Indonesia juga akan mampu menjadi produsen biofuel terbesar di dunia. Dari produksi perkebunan kelapa sawit saja, Indonesia dapat menghasilkan biopremium, biogasolin, biopertamax dan biosolar jika serius mengembangkannya. Produk biofuel tersebut selain dapat diperbaharui (renewable energi) juga ramah lingkungan (environment friendly).
Sumber : GAPKI














