Berita Terbaru
Industri Minyak Sawit Indonesia Menuju 100 Tahun NKRI (Bagian LXXII)
Dengan fakta tersebut dapat dikatakan bahwa industri minyak sawit Indonesia (meskipun masih pada fase sedang bertumbuh) telah berperan menjadi kutub penyelamat NTB pada periode tahun 2008-2012.
Produsen dan Kapasitas Industri Oleokimia Nasional (dalam 1000 ton)
No
Perusahaan
Fatty Acid
Fatty Alcohol
Glycerol
1
PT. Ecogreen (medan & Batam)
45
350
24
2
PT. Sumiasih, Bekasi
91
10
3
PT. SOCI MAS, Medan
80
8
4
PT. Flora Sawit Chemindo, Medan
50
5,1
5
PT. Musim Masa, Medan
320
100
30
6
PT. Domba Mas, Kuala Tanjung
60
40
4,6
7
Wilmal Group, Gresik
120
30
8
PT. Nubika Jaya, Kisaran
130
20
9
PT. Cisadane Raya Chemical, Tanggerang
90
10
Total
986
490
141,7
Sumber: BPS
Terkonsentrasinya industri oleokimia di Sumatera Utara mungkin berkaitan dengan sejarah kelapa sawit nasional yang dimulai dari Sumatera Utara. Meskepun saat ini sentra utama peroduksi CPO nasional (urutan pertama) adalah Riau, tampaknya industri hilir (oleokimia) terbesar di Sumatera Utara.
Dimasa yang akan datang, diperkirakan Riau akan menjadi sentra utama indutri hilir (oleokimia). Mengingat industri ini merupakan industri antara, faktor ketersediaan bahan baku yakni CPO dan PKO menjadi pertimbangan penting bagi pengusaha dalam memilih lokasi investasi industri oleokimia.
Sumber : GAPKI






