• Rabu, 23 September 2026
Berita Terbaru

Implementasi Penuh Biodiesel B50 Ditargetkan Mulai 1 Oktober 2026, Penyaluran Nasional Tembus 80 Persen

JAKARTA, SAWIT INDONESIA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mematok target implementasi penuh program mandatori pencampuran bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dengan 50 persen minyak kelapa sawit atau Biodiesel 50 (B50) di seluruh wilayah Indonesia mulai 1 Oktober 2026. Menjelang tenggat tersebut, progres distribusi secara nasional terpantau menunjukkan tren positif dengan pencapaian yang telah menyentuh angka 80 persen.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menegaskan bahwa pemerintah bersama instansi terkait terus mengintensifkan pengawasan terhadap seluruh badan usaha penyalur. Langkah ketat ini diambil guna memastikan ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi produk di sisa waktu satu bulan masa transisi.

“B50 masih dalam pengawasan, ini sudah 2 bulan. Dua bulan capaian untuk delivery B50 di Pertamina itu sudah lebih dari 90%,” ujar Eniya di sela perhelatan The 12th Indonesia EBTKE ConEx 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, dikutip Kamis (3/9/2026).

Dengan capaian distribusi Pertamina yang telah melampaui 90 persen dalam dua bulan masa uji dan pengawasan, pemerintah optimis transisi energi menuju pemanfaatan bahan bakar nabati yang lebih tinggi ini dapat berjalan mulus sesuai jadwal yang ditetapkan, sekaligus memperkuat komitmen transisi energi bersih nasional.

Sumber: cnbcindonesia.com

Artikel Terkait