• Kamis, 24 September 2026
Berita Terbaru

Ide Kreatif,  Bisnis Jamur Merang Sawit  Makin Menjamur

Jakarta, SAWIT INDONESIA - Pelaku UKM di sekitar perkebunan sawit mulai memanfaatkan jamur merang dan tiram yang berada di sekitar tandan kosong (tankos) sawit. Jamu ini dapat diolah menjadi abon, cemilan, keripik, dan makanan olahan lainnya.

Di Pasangkayu, Sulawesi Barat, UMKM Jamur Desa Pakava menggunakan tandan kosong kelapa sawit (TKKS) sebagai media budidaya jamur merang. Selain itu, UMKM Jamur Desa Pakava kini berhasil memproduksi berbagai jenis keripik, seperti keripik jamur crispy dengan berbagai varian rasa, keripik ubi ungu, pisang, dan singkong.

Ketua UMKM Jamur Desa Pakava, Hardan, menjelaskan bahwa usaha ini dimulai dari pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit yang disediakan oleh PT Pasangkayu, anak usaha PT Astra Agro Lestari Tbk.

“Kami dibina sejak awal, dari yang kecil hingga bisa seperti sekarang ini,” ujar Hardan.

PT Pasangkayu sendiri tidak hanya memberikan dukungan material, tetapi juga pendampingan non-material melalui pelatihan, sehingga UMKM ini bisa berkembang lebih jauh.

Di Aceh Tamiang, Kelompok Jamur Organik Serumpunadalah kelompok tani yang membudidayakan jamur di Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Kelompok ini memanfaatkan limbah kelapa sawit untuk membudidayakan jamur.

Samsudin, Ketua Kelompok Jamur Organik Serumpun bersama 13 warga yang tergabung Ke­lompok Serumpun di Kampung Suka Ramai-1 Kecamatan Seruway, Ka­bupaten Aceh Tamiang mulai menjalankan bisnisnya bermodalkan Rp 1 juta per orang. Karena ia sudah memiliki ilmu tentang budi­daya jamur tiram tersebut, usaha ini pun berjalan de­ngan manajemen tradisional.

Upaya Samsudin ber­sama anggota kelompok Serumpun tersebut men­dapat perhatian dari Pertamina. Melalui Mar­keting Operation Region (MOR) I, kelompok Se­rum­pun mendapatkan pem­berdayaan dan pen­dampingan dalam membu­didayaan jamur tiram or­ganik.

Sementara itu, PT Tania Selatan anak usaha Wilmar Grup memberikan bantuan pasokan tandan kosong kelapa sawit kepada kelompok usaha Bersama Karya Mandiri Sejahtera, di Desa Sinar Harapan Mulya, Kecamatan Teluk Gelam, Kabupaten Ogan Komiring Ilir (OKI), Palembang. Kelompok usaha ini memanfaatkan tankos sebagai media tanam jamur merang (volvaria volvacella).

Community Development Supervisor PT Tania Selatan, Sunardi Reza, menjelaskan pihaknya memberikan bantuan pasokan tankos pada salah satu kelompok usaha. Bantuan merupakan salah satu implementasi dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Kelompok usaha Bersama Karya Mandiri Sejahtera memanfaatkan tankos sejak 2015 lalu, saat ini telah mengelola delapan kumbung (rumah jamur) yang menghasilkan sekitar 8 kwintal jamur merang per bulan. Dengan harga jual Rp 20 ribu per kg, kelompok usaha Bersama Karya Mandiri Sejahtera mampu meraup Rp 16 juta per bulan. Jumlah tersebut menjadi penghasilan sampingan bagi mereka yang sehari-hari bermata pencaharian sebagai petani.

Ketua Kelompok Usaha Bersama Karya Mandiri Sejahtera, Yasin Efendy mengungkapkan untuk memproduksi jamur, pihaknya membutuhkan 40 ton tankos kelapa sawit per bulan.

Dijelaskan Yasin penghasilan dari jamur cukup lumayan sambil menunggu panen. Hasil dari jamur sangat membantu. Bahkan, penghasilan dari budidaya jamur tersebut juga membantunya membiayai sekolah keempat anaknya hingga bangku kuliah. “Harapannya, dengan pendidikan tinggi, mereka (anak-anak), mendapatkan masa depan yang cerah,” jelasnya.

Sebagai informasi, jamur tersebut dijual ke pasar tradisional. Sebelumnya, mereka dapat menjual 20 kg jamur per hari. Sayangnya, harga komoditas perkebunan turun sehingga berdampak terhadap omzet jamur merang sehingga turun 30 persen, menjadi hanya 16 kg per hari. “Tetapi, kalau dijual di pasar besar masih bisa sampai 20 kg,” ujar Yasin.

Jamur merang tankos sawit adalah jamur merang yang tumbuh di tandan kosong kelapa sawit (tankos). Jamur ini juga dikenal sebagai jamur sawit.

Jamur merang tankos sawit dapat dikonsumsi dan memiliki nilai gizi yang baik. Jamur ini dapat tumbuh di tankos yang sudah mulai membusuk.

Ciri-ciri jamur merang tankos sawit:

  1. Bentuknya bulat dan sedikit lonjong
  2. Warnanya gelap, dengan nuansa kehitaman
  3. Dapat tumbuh di tankos, jerami, atau substrat lainnya

Artikel Terkait