• Rabu, 7 Oktober 2026
Sajian Utama

IAS Global Kembali Dianugerahi Sawit Indonesia Award 2025 Berkat Inovasi Solusi NIR

IAS Global Pte Ltd meraih penghargaan Sawit Indonesia Award 2025 kategori Solusi NIR Terbaik bagi Kualitas Sawit dalam ajang yang digelar oleh Majalah Sawit Indonesia di Jakarta, Selasa (16 Desember 2025). Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi perusahaan dalam menghadirkan solusi analisis near-infrared (NIR) yang mendukung pengendalian mutu dan efisiensi proses pengolahan kelapa sawit di Indonesia.

IAS Global PTE Ltd merupakan penyedia produk dan layanan analisis NIR profesional yang telah lama berkiprah di sektor industri, termasuk industri kelapa sawit. Melalui inovasi terbarunya, perusahaan menghadirkan IAS–PAT L1M, sistem NIRS Online yang dirancang untuk memantau dan menjaga kualitas minyak sawit secara real time di pabrik kelapa sawit (PKS).

Country Sales and Project Manager IAS Global Pte. Ltd. Edi Hariyanto mengatakan, peluncuran IAS–PAT L1M merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung industri sawit nasional agar mampu menjaga kualitas produk di tengah meningkatnya tuntutan pasar global.

“Produk terbaru dari IAS Global, IAS–PAT L1M (NIRS Online System), merupakan hasil inovasi tim riset kami untuk mendukung industri sawit di Indonesia,” ujar Edi dalam ajang Sawit Indonesia Award 2025.

Edi mengapresiasi penghargaan ini yang diterima kedua kalinya ini sebagai bentuk kesuksesan IAS dalam memperkenalkan teknologi NIR kepada pelaku industri sawit. Inovasi ini terbukti membantu peningkatan kualitas minyak dan kandungan karoten yang berdampak positif bagi pelaku usaha.

“Saat ini, teknologi IAS telah diterima semua kalangan baik perusahaan dan petani karena dibutuhkan semua pihak. Harapan kami IAS dapat berkontribusi positif dan mendukung kemajuan industri sawit Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, industri kelapa sawit Indonesia yang terus berkembang membutuhkan dukungan teknologi untuk memastikan kualitas minyak sawit tetap terjaga. Pasalnya, minyak sawit Indonesia telah menjadi komoditas global yang digunakan pada berbagai sektor, mulai dari pangan, oleokimia, hingga bahan bakar terbarukan.

“Sudah sepatutnya kualitas minyak sawit dijaga, dimulai dari proses pengolahannya serta meminimalkan risiko kerugian atau losses yang berpotensi terbuang ke kolam limbah,” katanya.

IAS–PAT L1M memungkinkan pelaku usaha, khususnya pengelola PKS, melakukan analisis kualitas minyak sawit berbasis parameter yang telah ditentukan secara cepat dan akurat. Sistem ini mampu menghasilkan data dalam waktu sekitar satu menit, dengan kapasitas pengambilan 20 hingga 30 data per menit, sehingga membantu pengambilan keputusan operasional secara lebih presisi.

Ketua Pelaksana 4th Sawit Indonesia Award 2025, Qayuum Amri menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi NIR secara daring tersebut dinilai mampu meningkatkan pengendalian mutu, menekan potensi kehilangan hasil, serta mendukung efisiensi proses produksi di pabrik sawit.

“Penghargaan Sawit Indonesia Award 2025 ini sekaligus menegaskan peran IAS Global sebagai penyedia solusi teknologi strategis dalam menjaga daya saing dan kualitas industri sawit nasional,” pungkasnya.

Artikel Terkait