Jakarta, SAWIT INDONESIA — Himpunan Profesional Kelapa Sawit Indonesia (HIPKASI) menggelar forum diskusi strategis dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) industri kelapa sawit, khususnya dalam bidang rekrutmen, teknologi SDM, hingga manajemen talenta dan retensi.
Acara ini diwujudkan melalui “Dialog Profesional Sawit Indonesia Episode Human Resource” dengan mengusung tema “Rekrutmen Efektif di Industri Kelapa Sawit: Strategi, Teknologi & Retensi” pada Kamis ( 3 Juli 2025), di Jakarta.
Dengan menghadirkan para praktisi dan profesional terkemuka dari berbagai perusahaan kelapa sawit di Indonesia diantaranya: M. Zubair Alqudsyi (HCGS & Continuous Improvement Dept Head Hasnur Group), Ester Sihite (Head of HR Strategy & Talent Development PT Rea Kaltim Plantations), Suhaila Daud, M.Psi., Psikolog (Head of Talent Acquisition Dev. Karyamas Plantation), Abdullah Tsabit (HR Recruitment, Genting Plantation Nusantara Group), Eva Setyabudi (CEO of SOT Portal), Achmad Firdaus, SE., MM. (Direktur Humana International Indonesia), Shela Astari (HR Profesional), Bagus Setiagung Budi S. (Direktur HR PT Cargill Tropical Palm), Dr. Rully Chairul H. (Managing Partner High Management Consultant), dan Hendria Noviadyah (HR Profesional).
Dihadiri juga oleh jajaran pengurus pusat HIPKASI, yakni Ketua Harian HIPKASI (Darus Salam), Sekretaris Jenderal HIPKASI (M Gema Aliza), Bendahara Umum HIPKASI (Dwi Widaryanto), serta para ketua bidang dan anggota aktif HIPKASI wilayah Jabodetabek.
Ketua Harian HIPKASI, Darus Salam, menyampaikan bahwa acara ini bukan acara biasa melainkan kesempatan untuk berbagi wawasan, pengalaman dan tentunya menjalain kebersamaan.
“Kami percaya diruangan ini nantinya akan banyak sekali muncul ide-ide cemerlang dan energi positif yang bisa kita kembangkan pada masing-masing perusahaan,” ujarnya, saat menyampaikan sambutan.
Diungkapkan Darus,di tengah persaingan industri sawit pentingnya kolaborasi lintas divisi dalam industri sawit. Hingga saat ini, HIPKASI telah menaungi lebih dari 2.000 anggota aktif dari berbagai daerah dan keahlian mulai dari divisi kebun, pabrik, hingga divisi support seperti keuangan, logistik, legal, IT Digitalisasi, sumber daya manusia (HR), dan Departemen Support Lainnya.
“Seluruhnya bergerak dalam satu visi, yakni memperkuat kompetensi dan profesionalisme industri kelapa sawit secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Sebagai informasi, saat ini HIPKASI tengah menyiapkan program strategis jangka panjang, salah satunya adalah program sertifikasi profesi yang akan melibatkan para profesional HR di industri sawit.
Kesuksesan acara ini juga didukung oleh para sponsor utama, yaitu CHERRY APPS, PT Iweka Digital Solusi, dan Hai Sawit Indonesia, yang berperan aktif dalam mendorong kemajuan digitalisasi dan transformasi SDM di sektor perkebunan kelapa sawit.
Dengan antusiasme peserta dan kontribusi para narasumber, ‘Dialog Profesional Sawit Indonesia Episode Human Resource’ diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan SDM sawit berbasis strategi, teknologi, dan pendekatan retensi yang berkelanjutan.














