• Sabtu, 3 Oktober 2026
Berita Terbaru

GAPKI: Sawit Ramah Anak dan Kawah Generasi Emas 2045

Jakarta, SAWIT INDONESIA – Dalam rangka menjawab tudingan industri sawit memperkerjakan anak, sejak 2021 Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) memulai gerakan Sawit Indonesia Ramah Anak (SIRA).

“Gerakan SIRA untuk memastikan tidak ada pekerja anak sebagaimana yang ditudingkan, melainkan sebaliknya SIRA menyediakan sarana untuk menghormati, melindungi dan memenuhi hak anak,” jelas Sumarjono Saragih, Ketua GAPKI Bidang Pengembangan SDM, dalam keterangan tertulis.

“Sederet praktik baik gerakan SIRA menjadi bukti. “Ada tempat pengasuhan anak, paguyuban anak, bus sekolah, posyandu, pusat kesehatan kebun hingga membangun sekolah di kebun. Semua ini menjadi modal penting di perdesaan untuk menyiapkan anak generasi emas,” imbuhnya.

Untuk lebih menggaungkan lagi gerakan SIRA, GAPKI kali kedua mengadakan Workshop dan Seminar ‘Sawit Indonesia Ramah Anak’yang diselenggarakan di Palangka Raya, pada 22 – 25 Oktober 2024.

“Kegiatan tersebut membedah Buku Panduan SIRA yang diterbitkan tahun 2022, oleh GAPKI bersama Pemerintah dan NGO Anak,” ungkap Sumarjono.

Sebelumnya, kegiatan serupa sukses diadakan di provinsi Papua pada Juni 2024 dengan tema ‘Papua Emas 2045 Bersama Sawit’. Kegiatan ini juga akan menyusul diadakan di provinsi lainnya secara berkala di 15 Provinsi Cabang GAPKI.

Diijelaskan Sumarjono, sawit Indonesia tidak sekedar patuh (comply) aturan hukum negara. Kita ingin lebih (beyond) menjadi tanggungjawab dan kontribusi nyata dalam agenda nasional Indonesia Emas 2045.

“Melalui SIRA, sawit Indonesia akan menjadi kawah generasi emas yang mewujudkan Indonesia maju dan berkeadilan sosial. Serta, menularkan praktek ramah anak ke semua komunitas non sawit, khususnya di pedesaan,” jelasnya.

Untuk diketahui, tepat pada 18 Nopember mendatang, sawit Indonesia ber-usia 113 tahun. Dihitung sejak tanam perdana secara komersil tahun 1911 oleh pengusaha Eropa di Pulau Raja Asahan Sumut dan Sei Liput Aceh. Kemudian dijadikan Hari Sawit Nasional. Kini, Indonesia pun menjadi produsen minyak sawit terbesar dunia dengan pangsa pasar 55%. Menghasilkan devisa ekspor 600 triliun rupiah (2022). Melibatkan 16 juta pekerja di 160 Kabupaten di puluhan ribu desa.

Artikel Terkait