Purwokerto, SAWIT INDONESIA – Pengurus Bidang Media Relations GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) Mochamad Husni menegaskan bahwa Indonesia dikaruniai iklim ideal untuk sawit, sehingga produktivitasnya jauh lebih tinggi dibanding negara lain.
“Ini berkah Tuhan. Maka tugas kita bersama—termasuk jurnalis—adalah menghalau kampanye negatif dengan riset dan informasi akurat,” ujarnya.
Informasi ini dalam Workshop Jurnalis Promosi UKM Sawit bertema “Kolaborasi Media dan Pelaku UKM Sawit untuk Indonesia Emas 2025” di Purwokerto, Senin (24 November 2025). Event ini terselenggara berkat kolaborasi dengan dukungan BPDP, DMSI, GAPKI, dan Asian Agri.
Dikatakan Husni, dalam presentasinya bahwa seiring dengan berkembangnya kegiatan perkebunan kelapa sawit di sebuah area maka berbagai sektor ekonomi, termasuk UKM/UMKM turut berkembang.
Studi oleh PASPI (2022) menunjukan bahwa pertumbuhan daerah-daerah sentra sawit bertumbuh lebih cepat dibandingkan daerah non sentra sawit.”Terbukanya akses jalan dan keberhasilan bisnis pendahulu sebelumnya menarik beragam pelaku usaha untuk berinvestasi di area sentra sawit,” kata Husni.
Ia menambahkan bahwa industri sawit tidak hanya menguntungkan negara lewat ekspor, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah.
“Penjualan TBS saja mencapai Rp200 triliun per tahun. Belanja pegawai, sembako, hingga pertumbuhan daerah transmigrasi, semuanya ikut terdorong oleh sawit,” kata Husni.
Terkait Workshop Jurnalis Promosi UKM Sawit, dikatakan Husni, bahwa GAPKI berharap kolaborasi media dan akademisi dapat memperkuat narasi positif sawit agar industri strategis ini tidak terus melemah akibat tekanan informasi dari luar negeri. Media bisa membawa pesan dan semangat positif, apalagi di era digital individu dalam membuat konten semakin mudah diakses (umumnya via smartphone).“Program kemasyarakatan perusahaan sawit bisa menjadi konten positif dan masyarakat sebagai konsumen berita (konten) bisa makin terinspirasi dan membantu industri dalam mendorong kemajuan. Juga semangat dan komitmen kompartemen komunikasi GAPKI, sesuai visi Mewujudkan industri kelapa sawit nasional yang berkelanjutan sebagai sumber kesejahteraan bagi bangsa dan negara,” tambahnya.Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM Kabupaten Banyumas Wahyu Dewanto. Selain itu juga dihadiri narasumber lain Helmi Muhansyah (Kepala Divisi UKMK BPDP), Dr. Khavid Fuazi (Wakil Dekan Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman), dan Apriani Ika Kurniawati (Pendiri UMKM Berkah Kita).














