• Sabtu, 3 Oktober 2026
Berita Terbaru

GAPKI Himbau Anggotanya Waspada Kebakaran Lahan 2023

JAKARTA, SAWIT INDONESIA – Gabungan Pengusaha Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mengeluarkan himbauan kepada anggotanya untuk mengantisipasi kebakaran lahan yang dapat terjadi di kebun dan lahan masyarakat. Himbauan ini dikeluarkan karena beberapa daerah sudah masuk musim kemarau dan adanya potensi El Nino pada Agustus mendatang.

“Kami mengedarkan himbauan kepada anggota supaya mengantisipasi kejadian kebakaran lahan di kebunnya masing-masing. Salah satu isi himbauan tersebut menjalankan pedoman pencegahan dan pengendalian karhutla yang telah dibuat semenjak April 2020 lalu,” ujar Eddy saat dihubungi melalui telepon, Rabu (4 Mei 2023).

Himbauan ini dibuat untuk mendukung pemerintah dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran lahan. Pada awal Februari 2023, Presiden Joko Widodo mengingatkan kembali kepada jajaran Pangdam dan Kapolda untuk mencegah dan mewaspadai terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sebagaimana peringatan mengenai tanggung jawab penanganan karhutla tujuh tahun yang lalu.

Kepala Negara memberikan peringatan kepada sejumlah provinsi yang berpotensi terjadi karhutla seperti Provinsi Riau, Sumatra Utara, dan Kalimantan. Presiden mengingatkan agar daerah tersebut mewaspadai fenomena El Nino

Perusahaan anggota GAPKI diminta mengaktifkan lagi Satgas Karhutla di masing-masing perusahaan sebagaimana tercantum dalam himbauan. Eddy menjelaskan bahwa Satgas Karhutla sangat efektif dalam mengawasi dan mengendalikan kebakaran lahan. Satgas ini bekerja 24 jam yang juga memantau keberadaan titik api termasuk di lahan masyarakat sekitar kebun.

Berkaitan adanya Peraturan Daerah yang memperbolehkan masyarakat untuk membuka ladang dengan cara membakar. Pria Kelahiran Yogyakarta ini mengatakan apabila ada masyarakat yang membuka ladang dengan membakar, diharapkan ada koordinasi dengan aparat pemerintah daerah. Koordinasi ini akan membantu pemantauan titik api supaya tidak terjadi di luar lahan. Selain itu, perusahaan melalui Satgas Karhutla dapat membantu pengawasan api di lahan yang dibakar masyarakat.

“Kami bisa bantu pengawasan supaya api tidak merembat ke areal lain. Tahun lalu, mekanisme pelaporan ini sudah berjalan baik. Yang bahaya, apabila ada masyarakat tidak lapor. Sorenya buka lahan dibakar, lalu malamnya ditinggal. Paginya api berpotensi meluas. Karena itulah, sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah dan perusahaan sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi kebakaran,” ujarnya.

Dalam surat himbauan tertanggal 2 Mei 2023 yang ditandatangani Eddy Martono (Ketua Umum GAPKI) dan Hadi Sugeng (Sekjen GAPKI) menyampaikan 9 point untuk dijalankan anggota GAPKI. Surat ini menerangkan Dalam rangka antisipasi dan kesiapsiagaan terjadinya Kebakaran Lahan serta memperhatikan saat ini beberapa daerah sudah memasuki musim kemarau (MK 2023) serta mulai munculnya beberapa titik api di beberapa lokasi, dengan ini kami himbau kembali kepada semua anggota GAPKI hal-hal sebagai berikut:

  1. Tetap melaksanakan Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Karhutla yang telah disampaikan kepada semua Cabang dan Perusahaan Anggota GAPKI pada tanggal 27 April 2020 yang lalu (Surat GAPKI Nomor 081/GAPKI/IV/2020).
  2. Mengaktifkan kembali Satgas pencegahan kebakaran lahan di masing-masing perusahaan.
  3. Stop/mengurangi penyemprotan secara kimia untuk perawatan kebun (antisipasi kebakaran, berkurangnya musuh alami hama dan elaedobius).
  4. Kurangi/selektif aktifitas pruning (mempertahankan iklim mikro tetap baik).
  5. Waspada pemupukan kimia (potensi lossis karena kelembaban tanah rendah).
  6. Terus melakukan patroli dan upaya-upaya untuk pencegahan kebakaran di lahan kebun dan lahan di sekitar kebun, dengan penyiapan Sarpras PMK serta pengisian air embung-embung dan penutupan pintu-pintu air drainase.
  7. Membantu pemadaman pada lahan-lahan di sekitar perusahaan.
  8. Membantu masyarakat yang terdampak kebakaran, antara lain dengan penyediaan masker, bantuan pengobatan, dan lain-lain.
  9. Terus melakukan kerjasama dengan institusi di daerah seperti Dinas Kehutanan, Dinas Perkebunan, Balai PPI dan Karhutla serta jajaran Kepolisian serta TNI dalam pencegahan dan pengendalian Karhutla.

Pada 2020 lalu, GAPKI telah membuat Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Karhutla Musim Kemarau yang sukses dijalankan anggotanya. Pedoman ini memuat informasi persiapan dan pencegahan, pengendalian dan pemadaman kebakaran, dan pedoman setelah terjadi kebakaran.

Artikel Terkait