Pasangkayu, SAWIT INDONESIA - Edukasi tentang industri kelapa sawit kini semakin dekat dengan generasi muda. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia menghadirkan program Sobat Sawit (Soswit) Goes To School Sulawesi di SMK Negeri 1 Pasangkayu, Sulawesi Barat, sebagai upaya memperkenalkan potensi besar sektor ini dalam membuka lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin (4/5) tersebut mengangkat tema “Sawit Itu Dekat: Ngasih Kerja, Ngegerakin Ekonomi, Bangun Daerah”. Acara dibuka langsung oleh Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa dan diikuti oleh lebih dari 280 pelajar serta tenaga pendidik dari berbagai SMA dan SMK di wilayah Pasangkayu.
Dalam sambutannya, Yaumil menekankan bahwa sektor sawit memiliki peran nyata dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam menciptakan peluang kerja dan menjaga perputaran ekonomi di daerah. Ia mengajak para siswa untuk tidak memandang sawit hanya sebagai komoditas, tetapi sebagai sektor strategis yang memiliki rantai industri luas dari hulu hingga hilir.
Sawit Jadi Penopang Ekonomi Sulawesi Barat
Kegiatan ini terselenggara melalui sinergi antara GAPKI, PT Pasangkayu, serta dukungan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Tujuannya tidak sekadar sosialisasi, tetapi juga membangun pemahaman yang lebih utuh dan relevan bagi generasi muda tentang dunia industri sawit.
Beragam aktivitas edukatif disiapkan untuk menarik minat peserta, mulai dari pameran hasil karya siswa, lomba majalah dinding, hingga diskusi interaktif bersama akademisi dan praktisi. Topik yang dibahas pun cukup luas, termasuk prospek karier di sektor sawit dan kontribusinya terhadap perekonomian nasional.
Akademisi dari Fakultas Ekonomi Universitas Tadulako, Failur Rahman, mengungkapkan bahwa kelapa sawit menjadi tulang punggung ekonomi Sulawesi Barat. Bahkan, komoditas ini disebut menyumbang sekitar 90 persen terhadap total ekspor provinsi tersebut.
Menurutnya, besarnya kontribusi ini menunjukkan bahwa industri sawit memiliki peran vital, tidak hanya dalam menghasilkan devisa, tetapi juga dalam menciptakan aktivitas ekonomi yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
Dorong Generasi Muda Terjun ke Industri Sawit
Ketua GAPKI Cabang Sulawesi, Dony Yoga Perdana, berharap program ini mampu membuka wawasan pelajar sekaligus menumbuhkan ketertarikan untuk berkarier di sektor agribisnis sawit.
Ia menilai, regenerasi sumber daya manusia menjadi faktor penting agar industri sawit Indonesia tetap kompetitif di masa depan. Dengan pemahaman yang baik sejak bangku sekolah, generasi muda diharapkan dapat melihat peluang besar yang ditawarkan sektor ini.
Melalui kegiatan ini, GAPKI kembali menegaskan bahwa kelapa sawit bukan sekadar komoditas ekspor, melainkan sektor strategis yang berperan sebagai penggerak ekonomi daerah sekaligus penyedia lapangan kerja dalam skala besar.
Sumber: gapki.id














