• Kamis, 15 Oktober 2026
Berita Terbaru

Gandeng BSI dan Koperasi, PT FLD Fasilitasi PSR 545 Hektare Kebun Sawit Rakyat di Belitung

BELITUNG, SAWIT INDONESIA - PT Forestalestari Dwikarya (FLD) memperkuat kolaborasi strategis bersama koperasi pekebun lokal dan Bank Syariah Indonesia (BSI) guna mengakselerasi program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Langkah ini menjadi bagian dari pelaksanaan program Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar (FPKMS) di Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung.

Kemitraan terintegrasi ini menjangkau 595 pekebun di empat desa—Desa Kembiri, Lassar, Perpat, dan Bantan—dengan total alokasi lahan mencapai 545,30 hektare untuk target pembangunan tahun 2026.

  • Sebanyak 595 pekebun tersebut bernaung di bawah lima koperasi lokal, yaitu:

  • Koperasi Sinar Aik Bulan (Desa Lassar): 142 petani (>99 ha)

  • Koperasi Kubing Mitra Bersama (Desa Perpat): 45 petani (>91 ha)

  • Koperasi Sawit Sejahtera Bersama (Desa Kembiri): 176 petani (118 ha)

  • Koperasi Gang Rumpun Jaya (Desa Bantan): 156 petani (>100 ha)

  • Koperasi Lingkar Mitra (Desa Perpat): 76 petani (>124 ha)

Plasma Controller PT FLD, Yohanes Priono, menegaskan bahwa skema ini mengusung pola kemitraan tertutup terintegrasi (Inclusive Closed Loop Partnership) dari Sinar Mas Agribusiness and Food, yang menjamin pekebun tidak berjalan sendirian.

“PT FLD hadir dalam pendampingan teknis, membantu mencarikan akses pembiayaan, serta memberikan kepastian pembelian Tandan Buah Segar (TBS) sesuai harga Dinas Perkebunan setempat. Bersama koperasi, BSI, dan pemda, kami ingin membangun kemitraan yang sehat, transparan, dan berkelanjutan,” ujar Yohanes.

Poin-poin utama skema pembiayaan BSI, pendampingan kelembagaan, serta target ekspansi kebun meliputi:

  • Pembiayaan Berbasis Syariah dari BSI: BSI hadir memberikan fasilitas pembiayaan yang mudah, kompetitif, dan sesuai prinsip syariah. Senior Vice President SME Banking BSI, Risqi Widayat, menyampaikan komitmen BSI sebagai mitra keuangan terpercaya untuk meningkatkan produktivitas kebun dan kesejahteraan keluarga petani plasma.

  • Pendampingan Unggul (Center of Excellence): Melalui unit Center of Excellence (CoE) PSR Stakeholder & Relationship Specialist, PT FLD memberikan pendampingan manajemen koperasi, legalitas administrasi lahan, hingga tata kelola agronomi berstandar tinggi.

  • Penyelesaian Tantangan Legalitas Lahan: Sinergi ini juga didukung oleh pemerintah desa, kecamatan, dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung guna memverifikasi status lahan agar bebas dari tumpang tindih klaim kepemilikan.

  • Ekspansi Kebun Kemitraan: Penambahan 545,30 hektare pada 2026 ini melengkapi area kebun kemitraan strategis PT FLD yang telah berjalan sebelumnya seluas 530 hektare di Desa Kembiri.

Melalui sinergi multipihak antara perusahaan perkebunan, perbankan syariah, koperasi, dan pemerintah daerah, program FPKMS di Belitung ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani secara berkelanjutan sekaligus memperkuat tata kelola industri sawit rakyat nasional.

Sumber: smart-tbk.com

Artikel Terkait