• Kamis, 8 Oktober 2026
Berita Terbaru

Emiten Sawit Haji Isam Targetkan Pendapatan Rp4,46 Triliun Pada 2025

Jakarta, SAWIT INDONESIA – PT Jhonlin Agro Raya Tbk membidik kenaikan pendapatan 15,5% menjadi Rp4,46 triliun sepanjang 2025. Target ini diproyeksi lebih tinggi dari tahun 2024 yang sebesar Rp3,86 triliun. Bagaimana caranya?

Merujuk laporan tahunan emiten berkote JARR ini, Indra Irawan Direktur Utama PT Jhonlin Agro Raya Tbk mengatakan bahwa perusahaan akan mengoptimalkan kapasitas produksi pabrik biodiesel dengan cara memperoleh tambahan alokasi kuota produksi BBN Biodiesel (FAME) yang didapat dari Pemerintah.

Target tahun 2025 diharapkan alokasi produksi naik menjadi 336.779 KL/Tahun. Pada 2024 Perseroan mendapatkan alokasi kuota yang telah di revisi sebesar 270.238 KL/Tahun dengan realisasi sebesar 267.608 KL atau sebesar 99%.

Strategi berikutnya meningkatkan produksi CPO dari internal sebesar 15% dari total pembelian CPO di tahun 2024 menjadi 20-25% pada 2025. Kenaikan produksi ini ditopang pabrik sawit baru yang telah dibangun sejak akhir tahun 2023.

Langkah berikutnya adalah memaksimalkan penjualan produk Minyak Goreng ke masyarakat yang telah dipasarkan secara komersil Januari 2023 hanya dipasarkan di wilayah Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.

Kenaikan pendapatan di 2025 diharapkan juga mendongkrak laba bersih menjadi Rp312,3 miliar.

Sebagai catatan, Laba bersih pada 2024 naik signifikan 237,44% menjadi Rp260,73 miliar dibanding sebelumnya sebesar Rp77,266 miliar.

Pada 2024, Perseroan bergantung kepada penjualan produk fatty acid methyl ester (FAME) sebesar Rp3,47 triliun, palm fatty acid distillate (PFAD) sebesar Rp125,62 miliar, fatty matter sebesar Rp8,04 miliar, dan tandan buah segar (TBS) sebesar Rp7,05 miliar.

Adapula dari produk lain crude glycerin, minyak goreng, dan kernel. Untuk crude glycerin, JARR mencetak cuan sebesar Rp152,87, minyak goreng sebesar Rp58,83 miliar, dan kernel sebesar Rp36,96 miliar.

Artikel Terkait