PT Elnusa Tbk (Elnusa) melalui anak usahanya, PT Elnusa Fabrikasi Konstruksi (EFK) mendukung pekerjaan Operation & Maintenance (OM) Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Pagar Merbau dan Kwala Sawit – Sumatera Utara. Jasa OM yang tengah dijalankan EFK ini sudah berlangsung sejak Juli 2020 dan hingga saat ini bekerja dengan zero accident atau tanpa kecelakaan kerja.

Lingkup pekerjaan OM yang dijalankan yakni menyiapkan tenaga kerja, alat kerja, beberapa spare part, dan transportasi maupun mobilisasi. Dari pekerjaan yang dilakukan, Tim EFK berada di lingkungan dengan hazard yang tinggi. Dengan proses produksi limbah cair yang menghasilkan gas, bahkan tidak hanya gas metan untuk penggunaan bahan bakar tetapi juga ada produk H2S. Dari supply listrik yang dihasilkan PLTBg, EFK mendapat apresiasi dari klien PT Pertamina Power Indonesia atas potensi dan kemampuan pengelolaan yang baik.

Dengan risiko yang tinggi, EFK mengutamakan Top Risk Assessment di proyek PLTBg ini. Berbagai upaya dilakukan untuk mengingatkan para pekerja melalui campaign HSSE Golden Rules yaitu patuh, intervensi, peduli, serta 15 HSE Life Saving Rules dan mengutamakan protokol Covid-19. Selain itu juga menjadikan Tata Nilai AKHLAK sebagai budaya dalam bekerja.

Direktur Keuangan Elnusa, Bachtiar Soeria Atmadja dalam kegiatan Management Walkthrough (MWT) pada (25/02/2022), menjelaskan pentingnya menerapkan HSSE Golden Rules (Patuh, Intervensi, Peduli) dan 15 Life Saving Rules untuk diimplementasikan di lapangan. “Saat ini pekerja juga harus menerapkan prokes yang ketat serta selalu memitigasi bahaya seperti kebakaran dengan penerapan HSSE plan dan standar HSSE. Hal tersebut perlu dicek dari pencegahan serta penanganannya. Kini saatnya meningkatkan awareness dan pelatihan bagi para pekerja,” Jelas Bachtiar.

Realisasi Program HSE yang mewajibkan pekerja melakukan vaksinasi Tahap 1 dan Tahap 2 kini sudah mencapai 100%. Berbagai mitigasi potensi bahaya telah dilakukan sesuai SOP serta melakukan pengecekan secara berkala dengan checklist.

Direktur Operasi EFK, Dani Zaenal Mutaqin, menyampaikan bahwa berbagai masukan dari management saat MWT kami jadikan sebagai ruang improvement bagi EFK. Melalui proyek ini EFK sudah masuk dalam mendukung energi terbarukan yang ramah lingkungan. “Bukti bahwa EFK telah mengelola proyek ini dengan baik adalah tidak banyak perusahaan yang bisa mengelola ini. EFK berhasil menghidupkan kembali operasional PLTBg ini. Tentunya kepercayaan dan tantangan ada di depan mata atas prestasi ini,” ujar Dani.

Atas dukungan dari management Elnusa, ke depan EFK berusaha mengembangkan ini sebagai alternatif energi di masa depan untuk menjawab tantangan dan berusaha menjadi kebanggan Indonesia.

Sumber: pertamina.com

Share.