Berita Terbaru
Elektrifikasi Pedesaan Berbasis Biomas Kebun Sawit dan Dana Ketahanan Energi (Bagian VII)
Jika dipisahkan rasio elektrifikasi kota dengan desa dapat di pastikan bahwa rasio elektrifikasi pedesaan di provinsi sentra sawit tersebut masih di bawah 70 persen, bahkan sebagian masih dibawah 50 persen, seperti Riau dan Kalimantan Tengah. Kondisi rasio elektrifikasi di sentra sawit tersebut sangat ironis dimana biomas tersedia banyak namun kekurangan energi listrik.
Provinsi
Rasio Elektrikfikasi (%)
Aceh
90,87
Sumatera Utara
89,91
Riau
64,66
Sumatera Selatan
83,27
Jambi
69,59
Kalimantan Barat
74,20
Kalimantan Tengah
61,38
Kalimantan Selatan
82,68
Kalimantan Timur
76,07
Rata-rata Nasional
81,70
Jawa
86,69
Luar Jawa
74,41
Sumber: Statistik PLN, 2014
Untuk meningkatkan rasio elektrifikasi pedesaan khususnya di sentra-sentra sawit maka pengembangan listrik berbasis biomas sawit (Pembangkit Listrik Tenaga Biomas, PLTB) perlu dikembangkan sesegera mungkin melalui pemanfaatan dana DTE. Untuk membangun PLTB yang terintegrasi dengan PKS yang ada memerlukan investasi besar. Untuk itu pemerintah perlu memberikan subsidi modal investasi melalui pemenfaatan DTE.
Sumber: GAPKI














