Jakarta, SAWIT INDONESIA – Kesehatan adalah hal yang penting bagi setiap orang, tak terkecuali bagi pekerja di perkebunan. Untuk itu, pemenuhan pelayanan kesehatan bagi karyawan dan masyarakat sekitarnya telah menjadi komitmen bagi anak usaha Astra Agro, PT Perkebunan Lembah Bhakti (PT PLB), melalui fasilitas kesehatan yang dimiliki yaitu poliklinik kebun (polibun).
Polibun ini dipimpin oleh perempuan yaitu dr. Osmi Samra, yang telah mengabdi 20 tahun. "Perempuan tangguh yang tidak kenal lelah memberikan pelayanan kepada masyarakat di Desa Telaga Bhakti dan Desa Pandan Sari, Aceh Singkil. Kontribusinya sangat nyata dan penting bagi masyarakat," ujar Riduan Manik, Community Development Area Manager PT Astra Agro Lestari Tbk wilayah Aceh, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi sawitindonesia.com.
dr. Osmi Samra adalah dokter umum yang praktik di fasilitas kesehatan poliklinik kebun (polibun) milik PT PLB. Selama ia praktik di Polibun PT PLB, perempuan asal Sumatera Barat ini sudah banyak menangani berbagai penyakit ringan sampai dengan penyakit akut bahkan melayani persalinan. Bahkan, kerap memberi motivasi hidup sehat kepada pasiennya, agar masyarakat dapat hidup lebih sehat dan berkualitas.
dr. Osmi mengutarakan menjadi dokter di wilayah operasional perusahaan perkebunan kelapa sawit, memiliki tantangan tersendiri karena harus berada di daerah yang jauh dari akses ibu kota atau sarana publik umum lainnya.
"Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan niatnya untuk mengabdi demi memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk karyawan dan keluarga karyawan yang bekerja di perusahaan kelapa sawit," ujarnya.
"Pengabdian kami tidak ada batasnya demi kemanusiaan, tidak kenal dekat dan jauh, tidak peduli waktu, meski jam operasional kebun office hour, tapi kami harus siap 24 jam ketika dibutuhkan," jelas dr. Osmi.
dr. Osni merasa bangga dapat bekerja dan mengabdi di lingkungan kerja yang menerapkan dan menciptakan kesetaraan dan inklusif bagi semua orang.
Seperti diketahui, Astra Agro memiliki komitmen menjunjung tinggi aspek hak asasi manusia dan kesetaraan gender. Terutama perlindungan perempuan dan anak. Komitmen ini dituangkan dalam pembentukan komite gender yang menaungi Women Champion di setiap anak perusahaan sebagai upaya pengembangan sumber daya manusia.
Komite gender ini menjadi ruang dalam pemenuhan hak-hak perempuan, menyediakan tempat kerja yang inklusif, penyediaan fasilitas bagi pekerja perempuan, serta penerapan program pengembangan bagi pekerja perempuan. Dan, dr. Osni menjadi salah satu perwakilan dari pekerja perempuan di perkebunan sawit (PT PLB), di Aceh.














