• Kamis, 8 Oktober 2026
Berita Terbaru

DPRD Provinsi Riau Mengapresiasi PTPN IV Regional III Dalam Mendukung Petani Mitra Maupun Swadaya

SAWIT INDONESIA - Langkah konkret PTPN IV Regional III, BUMN perkebunan kelapa sawit di bawah Sub Holding PTPN IV PalmCo, dalam memperkuat petani sawit di Riau mendapat sorotan positif. Ketua DPRD Provinsi Riau, Kaderismanto, secara langsung menyampaikan apresiasinya atas berbagai inisiatif perusahaan dalam mendukung petani mitra maupun swadaya di Bumi Lancang Kuning.

Apresiasi ini disampaikan Kaderismanto saat menerima kunjungan jajaran Regional Management PTPN IV Regional III. Pertemuan penting yang berlangsung di ruang pimpinan gedung DPRD Riau, Kota Pekanbaru, pekan ini, dihadiri oleh Region Head Ahmad Gusmar Harahap, SEVP Business Support Bambang Budi Santoso, serta Corporate Secretary and Legal Andiansyah Hamdani.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Gusmar Harahap menjelaskan perubahan nama dari PTPN V menjadi PTPN IV Regional III pasca aksi korporasi strategis nasional. Perubahan ini, sebutnya, merupakan bagian dari program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional.

Transformasi ini turut memperkokoh berbagai program yang telah berjalan, khususnya dalam mendukung petani sawit melalui inisiatif Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Program PSR ini telah menjangkau lebih dari 10.000 hektare lahan sawit di berbagai wilayah Riau. Program PSR ini juga dikemas ke dalam PTPN Untuk Sawit Rakyat ini merupakan inisiatif yang diusung Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa saat mengawal transformasi di PTPN IV Regional III sejak 2019 lalu.

Langkah nyata untuk mengembalikan khittah pembentukan PTPN itu sendiri mendapat sambutan positif para petani yang menjalin kemitraan dengan PTPN IV Regional III dengan total kemitraan mencapai 56.000 hektare.

Tidak hanya memperkuat petani melalui program kemitraan, PTPN IV Regional III, jelas Ahmad Gusmar Harahap turut menyediakan bibit sawit unggul bersertifikat. Hingga kini, tak kurang 2 juta bibit sawit unggul berseritifikat yang berada di tujuh sentra pembibitan PTPN IV Regional III telah diserap para petani swadaya.

"Sementara pada tahun ini, kita menyiapkan 800.000 bibit sawit unggul. Lebih dari 50 persen di antaranya telah diserap para petani," kata Gusmar.

Dari sisi kewajiban Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat (FPKM) sebesar 20 persen, PTPN IV Regional III juga telah melampauinya dengan total kemitraan yang tercatat saat ini mencapai lebih dari 60 persen dari total HGU seluas 76.000 Ha. Kemudian, PTPN IV Regional III juga sangat fokus dalam penguatan kelembagaan para petani mitra, termasuk saat ini ratusan petani yang tergabung dalam KUD Makarti Jaya tengah bersiap untuk segera mengantongi sertifikasi RSPO perdana.

Untuk itu, Kaderismanto menyambut baik beragam kebijakan, strategi, dan inisiatif yang diusung perusahaan. Ia menilai, PTPN telah memainkan peranan utamanya sebagai agen pembangunan di Bumi Lancang Kuning, melalui peningkatan ekonomi para petani mitra.

"Perusahaan swasta harus mencontoh program-program yang diusung PTPN IV Regional III. Program yang dilaksanakan PTPN ini sangat baik, dan mewakili masyarakat Riau tentu kami mendukung dan memberikan apresiasi sebesar-besarnya," kata dia.

"Terima kasih, semoga keberadaan PTPN di Riau dapat terus menjadi barometer perusahaan perkebunan sawit di sini, baik melalui program PSR, penyediaan bibit sawit unggul, serta komitmennya dalam memenuhi FPKM yang ternyata PTPN IV Regional III telah mencapai 60 persen. Kami mengimbai perusahaan sawit swasta lainnya dapat mencontoh PTPN," pungkas Kadersimanto.

Sumber: bumn.go.id

Artikel Terkait