Mendalo, SAWIT INDONESIA - Empat dosen multidisiplin Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Jambi (UNJA) menorehkan prestasi gemilang dengan menyabet Juara 1 Kategori Akademisi/Peneliti dalam ajang Jambi Spark (Smart Paper and Research Competition) 2026, yang diumumkan pada 6 September 2026. Kompetisi bergengsi ini merupakan rangkaian dari Road to Gentala Arasi Fest 2026 yang diinisiasi melalui kolaborasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jambi, serta Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Jambi.
Tim peneliti FST UNJA ini diketuai oleh Andicho Haryus Wirasapta, A.Md.T., S.Tr.T., M.Eng. (dosen Program Studi Teknik Elektro), dengan tiga anggota yaitu Merisa Rahma Mawaddah, S.Si., M.Sc. (dosen Program Studi Teknik Lingkungan), Hamzah Alghifari, M.Kom., dan Muhammad Damas Fatih, S.Kom., M.Kom. (dosen Program Studi Sistem Informasi). Mereka berhasil mengungguli lebih dari 100 tim pendaftar setelah melalui serangkaian seleksi ketat, mulai dari seleksi makalah pada Juli, penyaringan 10 besar dan 5 besar finalis pada Agustus, hingga tahap presentasi di hadapan dewan juri pada 4 September 2026.
Solusi Terpadu "Jambi Spark Ecosystem"
Dalam ajang tersebut, tim mengusung riset strategis berjudul “Model Integrasi Manajemen Energi Multi Sumber Berbasis IoT dan Platform Digital untuk Optimalisasi Rantai Pasok serta Peningkatan Nilai Tambah Komoditas Unggulan Provinsi Jambi”. Riset ini dirancang khusus untuk mengurai persoalan struktural ekonomi Jambi yang selama ini masih bergantung pada komoditas karet, sawit, dan kopi.
Untuk menjawab tantangan tersebut, tim memperkenalkan solusi terpadu bernama Jambi Spark Ecosystem yang bertumpu pada dua pilar utama:
- Manajemen Energi Berbasis IoT: Sistem kelistrikan cerdas yang menggabungkan panel surya, biomassa dari limbah perkebunan, dan jaringan listrik PLN sebagai cadangan yang dikendalikan secara otomatis menggunakan sakelar pintar (Automatic Transfer Switch). Teknologi mikrokontroler IoT ini memastikan pasokan listrik untuk unit pengolahan hasil perkebunan di perdesaan tetap stabil.
- Platform Digital Jambi Spark Market: Aplikasi digital yang menyajikan informasi harga pasar secara real-time sekaligus memotong rantai pasok dengan mempertemukan langsung petani atau koperasi dengan pembeli (buyer). Platform ini turut dilengkapi fitur kode QR untuk pelacakan mutu produk (traceability), akses layanan pembiayaan mikro, serta edukasi literasi digital bagi para petani.
Kedua pilar inovasi ini diintegrasikan melalui kelembagaan desa seperti Koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sehingga mampu menekan biaya energi secara signifikan sekaligus mendongkrak posisi tawar petani di pasaran.
Komitmen Riset Aplikatif untuk Daerah
Ketua tim peneliti, Andicho, menyampaikan rasa syukurnya atas capaian yang diraih melalui kerja sama lintas disiplin ilmu ini. Ia berharap riset tersebut tidak berhenti sebagai gagasan di atas kertas, melainkan dapat diterapkan secara nyata di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, capaian Juara 1 pada Jambi Spark 2026 ini merupakan buah kolaborasi multidisiplin antara teknik elektro, teknik lingkungan, dan sistem informasi di FST UNJA. Kami berharap hasil riset ini dapat diimplementasikan secara bertahap melalui kemitraan pentahelix antara pemerintah, akademisi, perbankan, BUMDes, dan komunitas petani demi peningkatan kesejahteraan masyarakat Jambi,” ujar Andicho.
Prestasi ini semakin menegaskan komitmen UNJA dalam melahirkan riset terapan yang aplikatif, solutif, serta berdampak langsung dalam menjawab berbagai tantangan ekonomi dan sosial di Provinsi Jambi.
Sumber: unja.ac.id














