Jakarta, SAWIT INDONESIA - Usai pelatihan petani sawit program pengembangan SDM perkebunan kelapa sawit (SDMPKS) 2025, peserta diharapkan bisa mengaplikasikan ilmunya. Selain itu, dapat mengakses program-program dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).
Hal tersebut disampaikan Direktur Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY), Dr. Sri Gunawan,S.P,M.P, saat sambutan diacara penutupan pelatihan petani sawit program pengembangan SDMPKS 2025, yang diikuti 151 peserta, dari Kabupaten Lamandau dan Sukamara, Kalimantan Tengah, pada Jum’at (15 Agustus 2025), di Pangkalan Bun.
Dikatakan Dr. Sri Gunawan, selama lima hari seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik, semoga ilmu yang disampaikan oleh instruktur/narasumber di kelas dan di lapangan saat field trip dapat diterima dengan baik dan bisa diaplikasikan di kebun masing-masing. Serta dapat berbagi ilmunya dengan petani sawit lainnya.
“Sehingga pengelolaan kebun sawit masyarakat lebih baik dan tentunya dapat meningkatkan produktivitas untuk industri sawit berkelanjutan,” katanya.
Pada kesempatan itu, AKPY menyelenggarakan tiga jenis modul pelatihan yaitu pelatihan Panen dan Pascapanen, Pengelola Sarana dan Prasaran, serta Teknis Pemetaan Lokasi Perkebunan Kelapa Sawit.
“Ketiga modul itu menjadi bekal bagi petani sawit dari Lamandau dan Sukamara, dalam pengelolaan kebun yang lebih baik dan berkelanjutan,” jelas Direktur AKPY.
“Tidak hanya itu, dengan modul pelatihan tersebut petani sawit juga dapat menjadi bekal untuk membuat proposal untuk mengakses program-program BPDP. Salah satunya, program Sarana dan Prasarana. Petani sawit melalui kelompok/kelembagaan dapat mengajukan pendanaan untuk mendukung sarana dan prasarana kebun. Program lainnya, peremajaan sawit rakyat (PSR). Kami siap untuk menjadi pendamping dalam penyusunan proposal untuk mengakses program-program yang di BPDP untuk petani sawit rakyat,” imbuhnya.
Diketahui, setidaknya ada tiga program dari BPDP yang bisa diakses untuk pengembangan sawit rakyat yaitu peremajaan sawit rakyat (PSR) dan Sarana &Prasarana, serta pengembangan SDM petani melalui pelatihan.














