Berita Terbaru
Direktorat PKHL-ITTO-BPPIKHL Wilayah Kalimantan Perkuat Kapasitas Manggala Agni di Kalimantan Tenga
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bekerjasama dengan International Tropical Timber Organization (ITTO) kembali menggelar Bimbingan Teknis Pengendalian Karhutla dalam rangka peningkatan kapasitas dan keterampilan Manggala Agni di Kalimantan Tengah (15-17/2/2022).
Sebanyak 60 anggota Manggala Agni yang berasal dari Daops Manggala Agni Kalimantan III/Pangkalan Bun sebagai tuan rumah dan Daops Manggala Agni Kalimantan IV/Muara Teweh, diberikan update pengetahuan untuk menunjang implementaasi pengendalian karhutla di lapangan.
Anis Susanti Aliati, Kepala Sub Direktorat Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan, dalam sambutannya mengungkapkan pengendalian karhutla merupakan tanggungjawab semua pihak, sehingga menuntut sinergi dan para pihak di dalamnya, baik Pemerintah, TNI, Polri, masyarakat, akademisi maupun mitra kerja.
“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengejawantahan sinergi para pihak, dalam hal ini dengan ITTO. Kegiatan kerjasama ini bertajuk capacity building, yang artinya menitikberatkan pada upaya peningkatan kapasitas pengendalian karhutla, dalam hal ini Manggala Agni,” jelas Anis.
Kegiatan pengendalian karhutla oleh Manggala Agni merupakan pekerjaan berisiko tinggi sehingga kesiapan dan kedisiplinan anggota dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja harus menjadi perhatian bersama. Selain itu, dalam kondisi karhutla, akan ditemukan juga berbagai jenis satwa, sehingga diperlukan pengetahuan dan kemampuan dalam hal evakuasi penyelamatan satwa yang terdampak karhutla. Melalui Bimtek ini, pengetahuan dan keterampilan tersebut akan diajarkan oleh narasumber yang sangat kompeten di bidangnya, selain tentu saja pengetahuan dan keterampilan terkait praktik pengendalian karhutla.
“Kehadiran narasumber yang sangat berkompeten agar dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga mampu meningkatkan kapasitas dan kompetensi Manggala Agni, serta dapat diaplikasikan secara langsung di lapangan. Lebih jauh, pengetahuan dan keterampilan yang didapat agar dapat disebarluaskan kepada kolega Manggala Agni dan pihak-pihak lainnya, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar dan luas,” harap Ani
Kepala Balai PPIKHL Wilayah Kalimantan Johny Santoso menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan Bimtek peningkatan kapasitas Manggala Agni. Kegiatan Bimtek pengendalian karhutla ini akan sangat bermanfaat bagi peningkatan kapasitas Manggala Agni, sehingga para peserta agar dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Bimtek dengan sungguh-sungguh, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kinerja Manggala Agni yang lebih baik lagi dan profesiona
Irfan Malik Setiabudi, Koordinator Kegiatan ITTO, mengungkapkan dampak karhutla sangat mengancam keberadaan dan keberlangsungan sumber daya hutan tropis. Melalui kerjasama KLHK-ITTO ini menunjukan komitmen ITTO dalam mendukung upaya pengendalian karhutla di Indonesia. Kegiatan Kerjasama ITTO bertujuan untuk meningkatkan upaya pencegahan karhutla melalui penguatan kapasitas tehnik dan manajemen para pihak pada tingkat nasional dan tiga provinsi sasaran, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan.
“Terdapat tiga output yang ingin dicapai melalui Kegiatan Kerjasama ITTO meliputi implementasi praktik pengelolaan pertanian yang terbaik oleh Masyarakat Peduli Api (MPA)/masyarakat lokal, penguatan kapasitas manajemen untuk mendukung upaya pengendalian karhutla, dan penguatan kolaborasi dalam pencegahan karhutla di antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, sektor swasta, dan masyarakat," jelas Irfa
Substansi kegiatan Bimbingan Teknis Pengendalian Karhutla meliputi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Evakuasi Satwa korban yang terdampak karhutla, serta praktik pengendalian karhutla. Substansi dimaksud diampu oleh instruktur/fasilitator yang sangat berkompeten di bidangnya, diantaranya PMI Kab. Kotawaringin Barat, KODIM 1013/Muara Teweh, Manggala Agni terlatih, serta Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Tenga
Dalam keseluruhan pelaksanaan kegiatan selalu dikoordinasikan dengan Satuan Tugas pencegahan Covid-19 dan mengedepankan protokol 5M, terutama memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, serta penyemprotan desinfektan, pengecekan suhu tubuh dan pelaksanaan tes swab antigen.
Sumber:sipongi.menlhk.go.id














