SAWIT INDONESIA - PT Dino Rhino Tractor menargetkan peningkatan penjualan sekaligus memperluas jaringan pelanggan melalui ajang Sawit Indonesia Expo (SIEXPO) 2026 yang akan berlangsung di Pekanbaru, 6-8 Agustus 2026. Perusahaan akan memanfaatkan pameran tersebut untuk memperkenalkan traktor khusus perkebunan yang dirancang meningkatkan efisiensi operasional di sektor kelapa sawit.
Direktur PT Dino Rhino Tractor, Edrick Weslie, mengatakan SIEXPO 2026 menjadi momentum strategis karena mempertemukan pelaku industri sawit dari berbagai daerah di Indonesia.
"SIEXPO merupakan kesempatan untuk memperkenalkan inovasi terbaru kami, memperluas jaringan bisnis, membangun hubungan dengan pelanggan baru maupun pelanggan lama, serta memahami kebutuhan industri yang terus berkembang," ujar Edrick.
Menurutnya, perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan traktor dan suku cadang untuk industri perkebunan itu berkomitmen menghadirkan alat berat yang tangguh, efisien, dan inovatif guna mendukung produktivitas perkebunan sawit. Selain menyediakan produk, perusahaan juga memperkuat layanan purna jual melalui ketersediaan suku cadang dan dukungan teknis.
Pada SIEXPO 2026, Dino Rhino Tractor akan menampilkan traktor khusus perkebunan yang dirancang mampu bekerja optimal di berbagai kondisi medan. Unit tersebut dilengkapi sistem dump untuk mempercepat proses kerja, penggerak penuh 4WD (Four Wheel Drive), serta winch sebagai fitur standar yang dapat digunakan untuk membantu evakuasi saat unit terjebak di medan berat.
Traktor ini juga memiliki ground clearance yang tinggi, menggunakan ban berukuran lebar untuk meningkatkan stabilitas, serta dirancang hemat bahan bakar sehingga dapat menekan biaya operasional perkebunan.
Salah satu pembeda utama dibandingkan traktor sejenis adalah penggunaan ban besi (steel wheel). Selain berfungsi sebagai alat angkut, desain tersebut memungkinkan traktor membantu memadatkan dan meratakan jalan perkebunan sehingga memberikan nilai tambah bagi kegiatan operasional.
Edrick mengatakan kebutuhan pelaku industri terhadap alat yang mampu meningkatkan efisiensi kerja terus menunjukkan tren positif. Menurutnya, permintaan tidak hanya datang dari sektor kelapa sawit, tetapi juga dari industri lainnya yang membutuhkan alat dengan kemampuan bekerja di medan berat.
"Pelanggan semakin membutuhkan alat yang efisien, hemat bahan bakar, dan mampu menekan biaya operasional. Fitur seperti sistem dump, 4WD, winch bawaan, hingga kemampuan ban besi untuk memadatkan jalan menjadi keunggulan yang banyak diminati," katanya.
Melalui keikutsertaan di SIEXPO 2026, perusahaan tidak hanya membidik transaksi penjualan selama pameran berlangsung, tetapi juga menjalin kerja sama jangka panjang dengan perusahaan perkebunan, kontraktor, maupun mitra bisnis lainnya.
"Kami berharap SIEXPO menjadi awal terbentuknya kemitraan jangka panjang. Keberhasilan bagi kami tidak hanya diukur dari jumlah unit yang terjual, tetapi juga dari peluang kerja sama yang tercipta setelah pameran," ujar Edrick.
Untuk menjaga kelancaran operasional pelanggan, Dino Rhino Tractor juga memperkuat layanan purna jual melalui penyediaan suku cadang yang mudah diperoleh, dukungan teknisi, respons cepat terhadap kebutuhan perbaikan, serta pendampingan teknis agar performa unit tetap optimal.
"Dengan dukungan tersebut, kami ingin memastikan pelanggan memperoleh solusi yang tidak hanya unggul dari sisi produk, tetapi juga dari sisi pelayanan sehingga operasional perkebunan dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan," tandasnya.














