Jakarta, SAWIT INDONESIA – Presiden RI, Prabowo Subianto telah melantik Prof. Arif Satria sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Negara, Jakarta, Senin (10 November 2025).
Pengangkatan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 123/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga melantik Amarulla Octavian sebagai Wakil Kepala BRIN.
Pelantikan ini ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan menurut agama Islam, yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo. Prosesi tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, menegaskan komitmen para pejabat yang baru dilantik untuk mengemban amanah dengan tanggung jawab dan integritas.
“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan kepada pejabat yang dilantik seperti dilansir dalam laman setkab.
Sebagai informasi, Prof. Arif Satria adalah Rektor IPB yang telah menjabat untuk kedua kalinya yaitu periode 2017-2022 dan 2023-2028.
Selama periode kepemimpinan Prof. Arif Satria (2018–2022 dan 2023–2028), IPB University telah mengalami transformasi signifikan melalui inisiatif Global South Leadership in Innopreneurship. Strategi ini telah membawa IPB menjadi salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka di dunia dalam bidang pertanian dan biosains tropika.
Berkat prestasinya ini, Majalah Sawit Indonesia menobatkan Prof. Arif Satria sebagai 110 Tokoh Sawit Indonesia di Bidang SDM dan Pendidikan pada 2020.
Pemimpin Redaksi Majalah Sawit Indonesia, Qayuum Amri menjelaskan bahwa peluncuran 110 Tokoh Sawit Indonesia ini baru pertama kali diadakan sepanjang perjalanan industri sawit di tanah air.Peluncuran 110 Tokoh Sawit bertujuan memberikan penghargaan atas dedikasi berbagai pihak untuk menjadikan kelapa sawit sebagai komoditas strategis dan andalan Indonesia.
“Majalah Sawit Indonesia mengucapkan selamat atas terpilihnya Prof. Arif Satria sebagai Kepala BRIN yang telah dilantik Presiden Prabowo. Kami yakin Prof. Satria adalah putra terbaik bangsa yang mampu memperkuat riset dan inovasi Indonesia untuk bersaing di kancah global,” ujar Qayuum yang telah mengikuti pendidikan jurnalistik di Wee Kim Wee School of Communication and Information, Singapura.
Dalam keterangan kepada media, Prof. Arif menegaskan bahwa kekuatan riset dan inovasi akan menjadi kunci kemajuan ekonomi Indonesia di masa depan. Ia menilai negara-negara dengan indeks inovasi yang tinggi terbukti memiliki tingkat kesejahteraan yang lebih baik.
“Riset dan inovasi ini akan menjadi tumpuan. Negara yang memiliki kekuatan riset dan inovasi akan berkorelasi positif dengan kemajuan ekonomi. Semakin tinggi global innovation index, hampir pasti GDP per kapitanya juga akan tinggi sehingga kita mau tidak mau harus menggenjot bidang R&D, bidang inovasi ini” ujarnya.














