• Rabu, 30 September 2026
Berita Terbaru

Didukung BPDP dan Pihak lain, Politeknik LPP Yogyakarta Hadirkan 2nd Expouse 2025 dengan Ragam Kegiatan

Yogyakarta, SAWIT INDONESIA – Sukses pada gelaran pada tahun lalu, Politeknik LPP Yogyakarta Kembali hadirkan rangkaian kegiatan 2nd Expouse 2025, di Auditorium LPP Agro Nusantara Yogyakarta. Di tahun ini, 2nd Expouse 2025 diselenggarakan selama 6 hari (29 September – 4 Oktober 2025) dengan berbagai kegiatan antara lain seminar nasional, expo UMKM, job fair, lomba sawit baik, jalan sehat dan pasar murah dengan dihadiri puluhan pegiat UMKM dan mahasiswa.

Kegiatan 2nd Expouse 2025 bertujuan tidak hanya untuk mempromosikan kebaikan sawit melalui UMKM. Melainkan menginformasikan peran sawit dalam mendukung ketahanan pangan dan energi, mendorong kreatifitas pada lomba nasional sawit baik. Serta menyediakan peluang kerja pada job fair, memperkenalkan produk UMKM berbahan sawit hingga hiburan kerakyatan bertajuk jalan sehat sawit baik.

Direktur Politeknik LPP Yogyakarta, Dr. Ir. Muhamad Mustangin, ST, M.Eng menyampaikan bahwa 2nd Expouse 2025 diharapkan dapat meningkatkan pemahaman sekaligus geliat pegiat UMKM terhadap produk berbahan sawit dan turunannya.

“Politeknik LPP berkomitmen untuk terus dapat berpartisipasi dalam mendukung pertumbuhan UMKM melalui tri dharma Perguruan Tinggi,” ujarnya, saat menyampaikan sambutan di acara pembukaan 2nd Expouse 2025.

Pada kesempatan yang sama, Sosiawan Hary Kustanto selaku ketua Yayasan Pendidikan Perkebunan Yogyakarta (YPPY) menambahkan 2nd Expouse 2025 diharapkan dapat dijadikan ajang tahunan untuk partisipasi asta cita terkait dukungan terhadap perkembangan UMKM dan dapat menciptakan ekosistem yang baik antara sektor Pendidikan tinggi dan industry melalui UMKM.

Bahkan, gelaran kegiatan yang diinisiasi Polteknik LPP Yogyakarta ini mendapat sambutan dari pemerintah setempat yang disampaikan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang diwakili Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi DIY, Syam Arjayanti.

Ia menyampaikan bahwa kegiatan 2nd Expouse 2025 merupakan implementasi salah satu peraturan pemerintah dalam mendorong keberlanjutan UMKM dengan mengenalkan serta meningkatkan mutu dari produk UMKM terutama berbahan sawit.

“2nd Expouse ini penting karena dapat membuka ruang belajar untuk mengetahui produk-produk oleofood yang sehat, oleochemical yang ramah lingkungan dan energi biomassa yang terbaharukan” ucapnya.

Sementara, Fajar Rokhmawan selaku perwakilan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mengutarakan “2nd Expouse 2025 merupakan salah satu kegiatan yang masih relevan dengan urgensi program BPDP kaitannya promosi kebaikan sawit.

“Bahkan, kegiatan tersebut termasuk dalam kegiatan untuk mengenalkan produk berbahan sawit melalui UMKM, conference, lomba-lomba topik sawit hingga praktek pembuatan produk berbahan sawit sehingga ini bisa menjadi agenda tahunan” katanya.

Dukungan dari berbagai pihak

Di tahun ini, 2nd Expouse 2025 mendapatkan dukungan dari berbagai pihak antara lain BPDP sebagai sponsor utama serta Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), PalmCo, Sinergi Gula Nusantara (SGN) sebagai sponsor pendukung.

“Kami ucapkan apresiasi kepada pihak-pihak yang mendukung sehingga 2nd Expouse di tahun ini dapat terlaksana,” Kata Mustangin.

Ketua Umum GAPKI, Eddy Martono mengatakan pihaknya mendukung kegiatan (2nd Expouse 2025) karena mendukung UMKM yang menggunakan produk turunan sawit. Hal ini sejalan dengan dukungan program hilirisasi sawit.

“Untuk itu, produksi sawit terus digenjot agar menghasilkan produk berbahan sawit.Sehingga produk semakin bervariasi harapannya meningkatkan hasil penjualan yang pada akhirnya UMKM tetap dapat bertahan bahkan bertumbuh,” katanya.

Di tahun ini, 2nd Expouse 2025 mendapat positif dari peserta bahkan antusias dalam mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas secara menarik.

“Kegiatan (@nd Expouse 2025) sangat menarik karena dapat menambah pengetahuan tentang kelapa sawit, produk-produk berbahan sawit, terdapat expo UMKM. Terimakasih kepada BPDP dan Politeknik LPP yang telah mengadakan kegiatan ini semoga kegiatan ini dapat dilaksanakan setiap tahunnya sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan UMKM terutan produk berbahan sawit”, ujar salah satu pegiat UMKM.

Expouse 2025 bukan hanya sekedar kegiatan tahunan, tetapi juga menjadi representasi bentuk komitmen Politeknik LPP dan BPDP untuk terus menyampaikan kebaikan sawit, menyampaikan dan meningkatkan usaha sektor UMKM berbahan sawit serta berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi melalui UMKM khususnya di Yogyakarta.

Artikel Terkait