Jakarta, SAWIT INDONESIA — Komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor kelapa sawit berkelanjutan terus diperkuat. Salah satunya melalui penyelenggaraan Pelatihan Auditor ISPO yang sukses digelar DGL Learning Institute pada 1–7 Mei 2026 melalui kombinasi virtual training dan praktik lapangan di Kebun serta Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Kertajaya PTPN IV, Banten.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan calon auditor ISPO yang kompeten dan siap mendukung implementasi sistem perkebunan kelapa sawit berkelanjutan di Indonesia. Tidak hanya berfokus pada teori, pelatihan juga dirancang agar peserta memahami secara langsung proses audit sesuai prinsip dan kriteria Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).
Rangkaian pelatihan diawali dengan sesi virtual training pada 1–2 Mei 2026. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif terkait prinsip dan kriteria ISPO, teknik audit berdasarkan ISO 19011:2018, legalitas usaha perkebunan, pengelolaan lingkungan, aspek ketenagakerjaan, tanggung jawab sosial perusahaan, hingga pembahasan regulasi terbaru terkait implementasi ISPO.
Seluruh materi disampaikan langsung oleh narasumber, praktisi, dan lead auditor berpengalaman di bidang sertifikasi serta audit perkebunan kelapa sawit. Pendekatan pembelajaran yang interaktif membuat peserta tidak hanya memahami regulasi, tetapi juga mampu menganalisis tantangan implementasi ISPO di lapangan.
Memasuki sesi praktik lapangan pada 4–7 Mei 2026 di Banten, peserta memperoleh pengalaman nyata melalui observasi langsung dan pelaksanaan mock audit di area kebun maupun PKS. Dalam kegiatan ini, peserta mempraktikkan seluruh tahapan audit, mulai dari persiapan audit, wawancara dengan pihak terkait, verifikasi dokumen, observasi lapangan, hingga penyusunan hasil temuan audit sesuai standar ISPO.
Suasana pelatihan berlangsung dinamis dengan antusiasme peserta yang tinggi di setiap sesi. Diskusi interaktif, studi kasus, simulasi audit, serta presentasi hasil temuan menjadi bagian penting untuk mengasah kemampuan analisis, komunikasi, dan pengambilan keputusan peserta sebagai calon auditor profesional.
Pada hari penutupan, seluruh peserta mempresentasikan hasil mock audit berdasarkan prinsip ISPO sesuai ketentuan terbaru Direktorat Jenderal Perkebunan (Dirjenbun). Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan post test sebagai evaluasi akhir guna mengukur pemahaman peserta terhadap materi dan praktik audit yang telah dijalankan selama pelatihan.
Sebagai bentuk apresiasi, DGL Learning Institute juga memberikan penghargaan kepada seluruh peserta atas komitmen dan partisipasi aktif selama mengikuti rangkaian kegiatan.
Melalui pelatihan ini, DGL Learning Institute berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak auditor ISPO yang kompeten, profesional, dan mampu mendukung tata kelola industri kelapa sawit yang berkelanjutan, transparan, dan berdaya saing global.
Melihat tingginya antusiasme peserta pada pelaksanaan sebelumnya, DGL Learning Institute kembali membuka Pelatihan Auditor ISPO Batch berikutnya yang akan dilaksanakan pada 17–18 Juli 2026 melalui Virtual Training dan dilanjutkan sesi Offline Training pada 20–23 Juli 2026 di Bogor.
Program ini menjadi peluang bagi para profesional, praktisi, maupun calon auditor untuk memperdalam pemahaman regulasi terbaru ISPO sekaligus mendapatkan pengalaman praktik audit langsung bersama para narasumber dan lead auditor berpengalaman.
Dengan kebutuhan auditor ISPO yang terus meningkat seiring penguatan tata kelola industri sawit nasional, pelatihan ini diharapkan dapat melahirkan auditor-auditor berkualitas yang siap menjawab tantangan industri sawit berkelanjutan di masa depan.














