Jakarta, SAWIT INDONESIA – Majalah Sawit Indonesia menganugerahkan penghargaan Sawit Indonesia Award 2024 kepada Tun Dr. Rahmat Shah Dewan Pembina GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) untuk kategori Lifetime Achievement.
Penghargaan ini diserahkan Dirjen Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika kepada Rahmat Shah di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Kamis (12 Desember 2024).
“Kami mengapresiasi penghargaan yang diserahkan Majalah Sawit Indonesia ini sebagai upaya memperkuat kinerja kami di sektor sawit,” ujar Tun Rahmat Shah.
Menurutnya, Sawit Indonesia Award ini melengkapi jumlah penghargaan yang diterimanya mencapai 1.600 penghargaan. ”Seluruh penghargaan ini kami simpan rapi dalam satu tempat khusus sekaligus bagian dari dokumentasi data,” ujar Rahmat Shah.
Ketua Pelaksana Sawit Indonesia Award 2024, Qayuum Amri mengatakan bahwa Tun Rahmat Shah sebagai peraih penghargaan Lifetime Achievement telah melalui serangkaian proses penilaian dari aspek informasi, komunikasi, dan dedikasi/komitmen. Selain itu, penghargaan Sawit Indonesia Award juga dilakukan melalui survei pembaca.
Dijelaskan Qayuum bahwa Tun Rahmat Shah juga berkontribusi bagi pengembangan industri sawit berkelanjutan di Sumatera Utara hal ini dibuktikan dengan perhatiannya terhadap kegiatan sosial dan konservasionis.
Dalam sebuah forum, Tun Rahmat Shah yang juga menjabat Ketua Umum Lembaga Konservasi Perhimpunan Kebun Binatang Se-Indonesia (PKBSI) itu menjelaskan bahwa lembaga konservasi menjadi benteng terakhir penyelamatan satwa langka endemik Indonesia.
“Banyak hal yang kami lakukan, ada sekitar 4.912 jenis hewan yang dirawat dan dilestarikan,” ujar Rahmat.
Tun Dr. H. Rahmat Shah merupakan Tokoh Nasional dari Sumut yang mendunia karena kiprahnya terhadap kemanusiaan, sosial, pendidikan, lingkungan hingga konservasi satwa dan fauna. Beliau lahir di Desa Perdagangan Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Tun Dr. H. Rahmat Shah melaksanakan syukuran dan sekaligus mempererat hubungan silaturahmi dengan Forkopimda Sumut dan kota Medan serta masyarakat. Kegiatan tersebut terlaksana dengan penuh keakraban dan persaudaraan.














