• Rabu, 7 Oktober 2026
Berita Terbaru

Dekat dengan Ibu Kota, Harga TBS Banten Paling Terendah se-Indonesia, Padahal Tim Penetapan Harga Sudah Terbentuk

Banten, SAWIT INDONESIA – Hampir lima bulan setelah pembentukan Tim Penetapan Harga TBS (Tandan Buah Segar) di Banten, tidak nampak adanya perubahan harga signifikan. Ketua DPW APKASINDO Banten H. Wawan Jaro mengakui harga TBS di provinsi Banten paling rendah selama sembilan bulan ini sepanjang 2025.

“Walaupun dekat dengan Jakarta, Ibukota Indonesia, tetapi Banten ini selalu menempati posisi buncit se-Indonesia,” kata H. Wawan melalui sambungan telepon, Selasa (23 September 2025).

Merujuk data APKASINDO, harga TBS di Banten paling terbawah sebesar Rp2.398/kg. Bahkan lebih rendah dari Papua Barat di mana harganya sebesar Rp2.597/kg.

H. Wawan menjelaskan bahwa jeleknya harga TBS sawit disebabkan Tim Penetapan Harga TBS belum berjalan walaupun sudah terbit Keputusan Gubernur Banten Nomor 96/2025 tentang Pembentukan Tim Terkoordinasi Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Provinsi Banten.

“Tim penetapan harga TBS di provinsi Banten sama sekali belum ada kegiatan. Ini disebabkan Dinas Perkebunan provinsi tak ada inisiatif. Undangan rapat penetapan harga TBS sawit tidak ada dikirimkan ke petani,” jelasnya.

Tak putus asa, dikatakan H. Wawan, APKASINDO Banten telah mengirimkan surat ke Dinas Perkebunan Provinsi Banten.”Dua kali kami surat dikirim kepada Kepala Dinas dan Kepala Seksi Dinas Perkebunan. Namun, belum ada respon dari mereka,” urainya.

Di dalam Keputusan Gubernur Banten Nomor 96/2025 ini disebutkan pembentukan Tim Terkoordinasi Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun. Tim ini terdiri dari Pembina, Penetapan, dan Satuan Tugas Pengawasan.

Susunan keanggotaan Tim Penetapan Harga TBS Provinsi Banten yaitu Ketua Tim dijabat unsur Dinas Pertanian Provinsi selanjutnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan menjadi Sekretaris. Anggotanya adalah Dinas Koperasi dan UKM Provinsi, Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang, unsur PTPN VIII Kertajaya, dan PT Globalindo Agro Lestari.

Susunan Satgas Pengawasan Penetapan dan Penerapan Harga TBS Provinsi Banten yaitu Ketua Satgas dijabat Kepala Bidang Pengelolaan dan Penyediaan Sarana Pertanian Provinsi Banten. Adapun Ketua APKASINDO Banten menjadi bagian anggota Satgas ini.

Artikel Terkait