Pekanbaru, SAWIT INDONESIA - Industri kelapa sawit Indonesia kembali bersiap menyambut ajang bergengsi Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO) 2025 yang akan digelar pada 7–9 Agustus 2025 di Pekanbaru, Riau. Pameran ini menjadi salah satu agenda terbesar sektor kelapa sawit di Tanah Air, menampilkan beragam teknologi, produk, dan solusi inovatif untuk mendukung keberlanjutan industri.
Menurut Yasin Permana, Direktur Marketing SIEXPO 2025, gelaran tahun ini akan diikuti oleh perusahaan dan distributor sarana pendukung perkebunan yang siap menampilkan produk unggulan mereka.
“SIEXPO 2025 menjadi momentum penting untuk mempertemukan pelaku industri perkebunan dengan penyedia teknologi dan solusi terbaru. Ajang ini bukan hanya soal transaksi bisnis, tetapi juga sarana berbagi pengetahuan dan memperkuat kolaborasi menuju industri sawit yang ramah lingkungan,” kata Yasin di Pekanbaru, Senin (4 Agustus 2025).
Sejumlah perusahaan besar yang akan hadir dalam pameran ini antara lain:
Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (SPINDO) – Perusahaan nasional yang bergerak di bidang produksi pipa baja untuk berbagai kebutuhan, termasuk infrastruktur perkebunan dan industri.
Kayu Asri Indonesia – Penyedia bahan bangunan dan konstruksi berbasis kayu untuk mendukung pengembangan fasilitas perkebunan yang berkelanjutan.
Winners Avenue Surabaya – Distributor peralatan dan perlengkapan pendukung perkebunan, termasuk teknologi untuk efisiensi dan produktivitas.
NEX Agro Resource – Perusahaan yang fokus pada penyediaan sarana pertanian modern, seperti pupuk, pestisida, dan teknologi pengelolaan tanaman.
Kabatama Raya – Produsen dan pemasok peralatan industri serta sparepart untuk mendukung operasional perkebunan dan pengolahan kelapa sawit.
Selain pameran, SIEXPO 2025 juga akan menggelar konferensi internasional yang menghadirkan pakar industri, akademisi, dan regulator. Topik yang akan dibahas mencakup keberlanjutan perkebunan sawit, pemanfaatan bioteknologi untuk genjot produktivitas, hingga efisiensi biaya produksi.
Acara ini akan berlangsung di Pekanbaru Convention and Exhibition Center dan terbuka untuk pelaku industri, petani sawit, serta masyarakat umum yang ingin mengetahui perkembangan teknologi terbaru di sektor perkebunan.














