• Rabu, 7 Oktober 2026
Berita Terbaru

Bupati Siak Dorong Petani Maksimalkan Program PSR

Siak, SAWIT INDONESIA - Bupati Siak, Afni Zulkifli menegaskan pentingnya kolaborasi serta kesiapan petani dalam mengakses program tersebut guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Afni menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Siak ditopang oleh dua sektor utama, yakni manufaktur dan perkebunan. Menurutnya, gangguan pada kedua sektor tersebut akan berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi daerah.

“Kalau industri terganggu produksinya, ekonomi ikut terganggu. Begitu juga perkebunan, kalau harga sawit tidak baik, produktivitas rendah, atau konflik lahan terjadi, itu juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi,” ujar Afni saat membuka Sosialisasi Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun (PKSP) 2026, di Okky Resto Raja Kecik, Kamis (16/4/2026).

Ia menegaskan, di tengah keterbatasan lahan, peningkatan produktivitas menjadi solusi utama. Oleh karena itu, program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang didukung pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) harus dimanfaatkan secara optimal oleh petani.

“Lahan kita sudah tidak ada lagi untuk perluasan. Maka produktivitas yang harus kita dorong dengan melakukan PSR dan program ini harus kita akses bersama,” ujar dia.

Afni juga menekankan pentingnya pembenahan pelayanan apabila petani masih mengalami kendala dalam mengakses program tersebut. Ia menyebut peluang dari BPDP cukup besar dan perlu dimanfaatkan secara kolektif oleh kelompok tani.

“Kuncinya kolaborasi dan konsolidasi. Tidak bisa jalan sendiri-sendiri, kalau tidak kita hanya jadi penonton kebijakan negara,” tambah dia.

Untuk 2026, Pemerintah Kabupaten Siak menargetkan peremajaan kebun kelapa sawit seluas 750 hektare yang mencakup perkebunan eks plasma dan swadaya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Siak, Kaharuddin, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman teknis dan persyaratan program PSR kepada para petani.

“Hingga 2025, program PSR telah menjangkau 3.119 kebun dengan luas 7.223 hektare di Kabupaten Siak,” ujar dia.

Ia menambahkan, program PSR memiliki peran penting dalam meningkatkan produktivitas, kualitas, serta kesejahteraan petani kelapa sawit yang selama ini menjadi penopang ekonomi daerah.

“Program PSR ini penting dalam meningkatkan produktivitas, kualitas, serta kesejahteraan petani kelapa sawit yang berkontribusi besar bagi ekonomi Kabupaten Siak selama ini, yang tumbuh dan telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat,” kata dia.

Ketua Koperasi Jasa Jaya Abadi Sungai Berbari, Purnama, mengaku pihaknya tertarik mengikuti program PSR dan saat ini tengah mengurus pengajuan, meski masih terdapat tahapan perbaikan administrasi.

“Kami tertarik untuk mengikuti PSR, apalagi tadi Bupati juga menyampaikan agar program ini diperbanyak. Saat ini kami sudah mulai mengurus pengajuan, namun masih ada tahap perbaikan administrasi. Dengan adanya pendampingan dari dinas, kami merasa lebih termotivasi dan terbantu dalam proses pengusulan,” ujar dia.

Sumber: infopublik.id

Artikel Terkait