• Selasa, 29 September 2026
Berita Terbaru

BPI Latih 201 Pekebun Kuansing & Bengkalis Bikin Pupuk Organik & Biochar, Pendanaan dari BPDP

SAWIT INDONESIA - Untuk mendukung kemandirian pupuk dan menekan biaya produksi sawit rakyat, lembaga pelatihan Best Planter Indonesia (BPI) menggelar Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik. Pelatihan diikuti oleh 201 peserta yang terdiri dari 139 peserta asal Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dan 62 peserta asal Kabupaten Bengkalis. Kegiatan berlangsung pada tanggal 30 juni – 3 juli 2026 di Hotel Bono, Kota Pekanbaru.

Kegiatan ini didanai sepenuhnya oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Pelaksanaan dilapangan dibantu dan didampingi oleh Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kuansing, dan Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis. Peserta dengan jumlah 201 orang, dibagi menjadi 6 kelas. BPDP menanggung semua biaya pelatihan, konsumsi, akomodasi, hotel dan termasuk kunjungan Lapang.

201 peserta dibekali ilmu pupuk organik mandiri. Materi pelatihan meliputi sesi kelas, sesi praktek dan sesi kunjungan lapang. Tujuannya agar selesai pelatihan, peserta bisa langsung membuat dan mengaplikasikan pupuk organik di kebunnya. Materi yang diberikan dalam pelatihan meliputi: 1) Pembuatan pupuk organic cair (POC) dari sayuran dan buah-buahan dari limbah dapur; 2) kompos jangkos, teknik fermentasi cepat 21 hari dengan dekomposer agar jangkos menjadi kompos berkualitas; 3) pembuatan bakteri asam laktat (BAL); 4) pembuatan pupuk organik padat dari mikroba bambu; dan metode lainnya.

Pada kunjungan lapangan ke koperasi Tunas Muda yang bertempat di Desa Teluk Merbau, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, peserta dapat melihat langsung proses pembuatan Biochar, yaitu pembuatan arang hayati dari jangkos sebagai pembenah tanah dan penahan air. Aplikasi biochar dilakukan dengan cara dikocor atau semprot, lebih baik lagi jika dikombinasikan dengan aplikasi pupuk hayati. Cara bakar jangkos tanpa oksigen jadi biochar kaya hara kalium dan silika. Manfaat Biochar Adalah mampu menetralkan pH tanah, menyimpan air, dan jadi rumah mikroba.

Dengan melihat langsung cara pembuatan biochar, peserta lebih memahami bahwa jangkos yang tadinya dibuang, sekarang bisa diolah dan memiliki nilai jual. Biochar bisa dipakai anggota untuk diaplikasi dikebunnya masing – masing atau dijual secara komersil.

Harapan bagi 201 orang Peserta pelatihan asal Kabupaten Kuansing & Kabupaten Bengkalis:

  1. Praktek langsung di lapangan.

Ilmu yang didapat saat pelatihan tidak berhenti di kelas. BPI berharap peserta langsung buat demplot pupuk organik cair (POC), pupuk organik padat (POP). Hasil percobaan jangan lupa dishare di group untuk menyemangati pekebun yang lain.

  • Mandiri dalam pemupukan.

Peserta mampu membuat dan mengaplikasikan pupuk organik sendiri di kebun, sehingga bisa menekan biaya pupuk hingga 30-40%.

  • Menjadi penggerak di desanya.

Setelah mengikuti pelatihan diharapkan peserta alumni pelatihan bisa melatih pekebun lain disekitarnya.

  • Meningkatnya produktivitas sawit rakyat

Dengan kesuburan tanah terjaga lewat pupuk organik, biaya produksi turun, hasil panen TBS (Tandan Buah Segar) petani naik dan kesejahteraan pekebun meningkat.

Selamat mencoba dengan bersungguh – sungguh.

Artikel Terkait