Pekanbaru, SAWIT INDONESIA - Dalam rangka memberikan pemahaman industri sawit secara komprehensif, para mahasiswa yang lolos seleksi Lomba Riset Sawit Tingkat Mahasiswa 2023 - 2024 mendapat pembekalan.
Acara tersebut dikemas dengan Workshop Pengenalan Industri Sawit ; Pembekalan, Capacity Building, dan Field Trip yang diadakan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Selama dua hari (Rabu - Kamis, 28 - 29 Februari 2024), para peserta mahasiswa (periset) sawit mendapat gambaran industri sawit dan mendapatkan berbagai materi untuk mendukung riset.
Tahun ini Lomba Riset Sawit Tingkat Mahasiswa 2023 - 2024 diikuti oleh 40 kelompok/tim dari 27 perguruan tinggi se-Indonesia. Dari jumlah kelompok tersebut, diseleksi dari proposal riset yang masuk dan telah disetujui tim penilai dan BPDPKS yang diumumkan sejak November 2023.
Selain mendapatkan materi dari para periset profesional dan akademisi, para peserta dapat kesempatan kunjungan ke industri sawit, baik ke kebun maupun ke pabrik milik PT Astra Agro Lestari (AAL).
Plt. Direktur Penyaluran Dana, Badan Pengelola Dana Perkebunan kelapa Sawit (BPDPKS), Zaid Ibrahim menyampaikan potensi dan kontribusi industri sawit bagi perekonomian nasional.
"Maka, potensi dan kontribusi industri sawit perlu dikenalkan lebih mendalam pada mahasiswa terutama mahasiswa yang akan melaksanakan riset dalam rangka Lomba Riset Sawit Tingkat Mahasiswa 2023 - 2024," ucapnya, saat menyampaikan sambutan, pada Rabu (28 Februari 2024), di salah satu hotel di Pekanbaru, Provinsi Riau, Sumatera.
"Kami berharap para peserta (lomba) periset sawit mahasiswa dapat berinovasi dan menemukan hal hal baru dalam mengembangkan dan meningkatkan kemajuan industri sawit Indonesia. Cari dan temukan invoasi baru untuk pengembangan industri sawit. Semangat kalian (mahasiswa) dalam rangka memajukan industri sawit dan peran kalian sangat ditunggu untuk kemajuan Indonesia di masa mendatang, salah satunya melalui riset dalam pengembangan industri sawit sebagai industri andalan," imbuh Zaid.
Seperti diketahui, Lomba Riset Sawit Tingkat Mahasiswa yang diadakan BPDPKS, bertujuan untuk memberikan sarana kepada mahasiswa untuk mengasah kemampuan berlandaskan penguasaan sains dan teknologi yang diterapkan melalui penelitian untuk mewujudkan sawit Indonesia yang berkelanjutan.
Lebih lanjut, Zaid mengutarakan kegiatan Lomba Riset Sawit Tingkat Mahasiswa, untuk mengembangkan minat dan kompetensi generasi muda dalam bidang perkebunan kelapa sawit, dan sekaligus sarana untuk menyiapkan generasi peneliti kelapa sawit.
"Hasilnya diharapkan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan industri kelapa sawit nasional yang berkelanjutan maupun sebagai bahan pengambil kebijakan yang sangat dibutuhkan dalam melawan kampanye negatif terhadap sawit dan mempromosikan citra baik kelapa sawit berdasarkan data dan fakta ilmiah," lanjutnya.
Program Penelitian dan Pengembangan dilaksanakan dalam rangka melakukan penguatan, pengembangan dan peningkatan pemberdayaan perkebunan dan industri sawit yang saling bersinergi di sektor hulu dan hilir, yang dimulai dari mahasiswa Indonesia agar minat untuk meneliti kelapa sawit diinisiasi sejak dini demi terwujudnya industri sawit nasional yang tangguh dan berkelanjutan.














