• Selasa, 6 Oktober 2026
Berita Terbaru

BPDP Gencarkan Peremajaan Sawit, Target Produksi 60 Juta Ton CPO pada 2030

Jakarta, SAWIT INDONESIA – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menegaskan komitmennya dalam memperkuat produktivitas sawit rakyat sekaligus membangun sumber daya manusia (SDM) sebagai langkah strategis menuju industri sawit berkelanjutan.

Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurrachman, menyampaikan bahwa pemerintah terus menggencarkan program sawit untuk meningkatkan produktivitas. Saat ini, rata-rata produktivitas sawit rakyat masih berada di angka 3 ton per hektare per tahun, jauh dari potensi ideal yang bisa mencapai 5–6 ton per hektare per tahun.

“Dengan program peremajaan, peningkatan sarana prasarana, serta penguatan SDM, kita harapkan produktivitas sawit dapat terdongkrak. Targetnya pada 2030, produksi bisa mencapai 60 juta ton CPO per tahun dari posisi saat ini sekitar 50 juta ton,” ujar Eddy dalam acara penandatanganan kerja sama di Jakarta, Kamis (20 Agustus 2025).

Selain fokus pada produktivitas, BPDP juga menempatkan pengembangan SDM sebagai pilar utama. Tahun 2025, BPDP bekerja sama dengan 41 lembaga pendidikan untuk menyalurkan beasiswa kepada 4.000 penerima dari jenjang D1 hingga S1.

“Pengembangan SDM sawit menjadi tonggak utama dalam mewujudkan industri perkebunan berkelanjutan. Ini menjadi fokus strategis kami selain program integrasi dari hulu hingga hilir,” tegas Eddy.

Sejak diluncurkan pada 2016, program beasiswa sawit telah menjangkau 9.265 penerima dengan total realisasi dana mencapai Rp938 miliar. Tahun ini, para penerima beasiswa tersebar di 71 program studi, dengan prioritas bagi anak pekebun, pekerja perkebunan, penyuluh, hingga ASN yang bertugas di sektor sawit.

Dengan dua fokus utama—peningkatan produktivitas dan pengembangan SDM—BPDP optimistis industri sawit nasional tidak hanya mampu menopang pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan kesejahteraan lebih besar bagi petani rakyat.

Artikel Terkait