• Selasa, 6 Oktober 2026
Berita Terbaru

BPDP Danai Kuliah Gratis bagi Generasi Sawit, Program D1 hingga S1 di Berbagai Bidang Strategis

Jakarta, SAWIT INDONESIA — Upaya mencetak generasi muda profesional untuk mendukung masa depan industri sawit nasional terus diperkuat. Melalui Program Pendidikan SDM Perkebunan Kelapa Sawit, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) membuka kesempatan kuliah gratis bagi putra-putri pekebun dan keluarga besar sektor sawit pada jenjang Diploma I hingga Diploma IV serta Strata I (S1) di berbagai bidang strategis.

Program ini menjadi salah satu upaya strategis pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab kebutuhan industri sawit nasional yang terus berkembang dan semakin modern.

Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP, Mohammad Alfansyah, mengatakan bahwa pengembangan SDM merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat daya saing industri kelapa sawit Indonesia dari hulu hingga hilir.

“Melalui Program Pendidikan SDM Perkebunan Kelapa Sawit, BPDP ingin memberikan kesempatan yang lebih luas kepada generasi muda untuk memperoleh pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri sawit. Kami berharap program ini dapat melahirkan tenaga profesional yang kompeten dan siap berkontribusi bagi kemajuan sektor perkebunan nasional,” ujar Alfansyah saat Media Breifing Beasiswa SDM Sawit 2026, di Jakarta, pada awal Juni lalu.

Dalam program tersebut, peserta dapat memilih berbagai kompetensi pendidikan pada jenjang Diploma I hingga Diploma IV, antara lain: Pemuliaan/Pembenihan/Pembibitan Kelapa Sawit, Budidaya/Pemeliharaan Tanaman Kelapa Sawit, Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan Kelapa Sawit, Teknologi Pengolahan Hasil Kelapa Sawit, Teknik Kimia, Teknik Mesin, Perawatan dan Perbaikan Mesin, Akuntansi, Teknik Informatika, Manajemen Logistik, Manajemen Agribisnis, Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian.

Selain program diploma, BPDP juga menyediakan kesempatan pendidikan pada jenjang Strata I (S1) dengan minat atau kompetensi kelapa sawit melalui program studi: Agroteknologi, Agribisnis, Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian.

Menurut Alfansyah, kebutuhan tenaga kerja industri sawit saat ini tidak lagi terbatas pada bidang budidaya. Perkembangan teknologi dan penguatan hilirisasi menuntut hadirnya SDM yang menguasai berbagai disiplin ilmu, mulai dari teknik, pengolahan, logistik, hingga teknologi informasi.

“Industri sawit saat ini membutuhkan talenta yang beragam. Karena itu, program pendidikan yang didukung BPDP tidak hanya fokus pada aspek budidaya, tetapi juga mencakup bidang-bidang strategis yang mendukung penguatan rantai nilai industri sawit secara menyeluruh,” jelasnya.

Ia menambahkan, program ini sekaligus menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kualitas SDM perkebunan, memperluas akses pendidikan bagi masyarakat perkebunan, serta mendukung keberlanjutan industri sawit Indonesia di masa depan.

Dengan tersedianya pilihan program studi yang semakin luas, Program Pendidikan SDM Perkebunan Kelapa Sawit diharapkan mampu melahirkan generasi profesional yang siap menghadapi tantangan industri modern sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia.

Artikel Terkait