Palembang, SAWIT INDONESIA — Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Sumatera Selatan dan Dinas Perkebunan provinsi mengadakan pertemuan dengan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Andi Rian R. Djajadi, S.I.K., M.H, Kamis (04/12/2025). Pertemuan berlangsung di Ruang Delegasi Lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, dengan agenda utama memperkuat sinergi lintas sektor dalam pengelolaan dan pengamanan perkebunan sawit di wilayah Sumatera Selatan.
Audiensi ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel, M. Ichwansyah, S.P., M.Si., bersama Ketua GAPKI Cabang Sumsel, Alex Sugiarto. Kedua pimpinan hadir menyampaikan sejumlah isu strategis terkait industri sawit, mulai dari tata kelola perkebunan, kondisi iklim usaha, hingga tantangan pengamanan di lapangan.
Dari jajaran Dinas Perkebunan, turut mendampingi Kabid Produksi Havisman serta Kasi Lahan, Kebakaran, Gangguan Usaha dan Konflik Perkebunan (KGUKP), M. Mulkan. Sementara dari GAPKI Cabang Sumsel hadir Wakil Ketua II, Ridwan Sibuea, yang ikut memperkuat pembahasan mengenai dukungan dunia usaha terhadap pengawasan dan pencegahan gangguan di sektor sawit.
Kapolda Sumsel hadir bersama sejumlah Pejabat Utama Polda Sumsel, antara lain Karoops Kombes Pol. Muhammad Anis Prasetio Santoso, S.I.K., M.Si., Dirreskrimsus Kombes Pol. Bagus Suropratomo Oktobrianto, S.I.K., Kabidpropam Kombes Pol. Raden Azis Safiri, S.I.K., CPHR., Kasubdit III Ditreskrimum AKBP Tri Wahyudi, S.H., serta Kasubdit II Ditintelkam AKBP Andriko Bagus Penuntun, S.H.
Pertemuan berlangsung hangat dan produktif dengan fokus pada beberapa isu prioritas:
- Penanganan konflik perkebunan yang kerap muncul akibat sengketa lahan, tumpang tindih perizinan, serta batas wilayah antara masyarakat dan perusahaan.
2. Penguatan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui kolaborasi deteksi dini, patroli terpadu, serta edukasi berkelanjutan bagi pekerja dan masyarakat sekitar kebun.
3. Pengawasan terhadap potensi gangguan usaha, termasuk pencurian buah sawit (tandan buah segar), perusakan aset, dan ancaman keamanan lain yang dapat menghambat produktivitas perusahaan.
4. Dukungan aparat kepolisian terhadap iklim investasi yang kondusif, sejalan dengan peran strategis sawit sebagai komoditas unggulan Sumatera Selatan.
Kapolda Sumsel Irjen Pol. Andi Rian R. Djajadi menegaskan bahwa Polda Sumsel siap memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas sektor perkebunan.
“Perkebunan sawit adalah tulang punggung ekonomi daerah. Maka dari itu, sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan aparat kepolisian harus berjalan optimal untuk menciptakan industri yang aman, tertib, dan berkelanjutan,” tegasnya.














