• Jumat, 25 September 2026
Berita Terbaru

Beredar Nama 46 Konglomerat Beli Patriot Bonds, Terdapat 16 Pemilik Bisnis Sawit

Jakarta, SAWIT INDONESIA – Daftar pembeli Patriot Bonds dari 46 konglomerat di Indonesia beredar di sosial media dan kalangan jurnalis. Berdasarkan keterangan Danantara (Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara), obligasi Patriot Bonds memakai skema private placement yang bersifat sukarela dan tidak ditawarkan bagi publik. Selain itu, tidak ada pengumuman resmi yang mencantumkan investor Patriot Bonds

Menurut Managing Director Global Relation and Governance Danantara Mohamad Al-Arief menyebutkan Patriot Bonds dirancang untuk membuka kesempatan bagi kelompok-kelompok usaha di Indonesia untuk berkontribusi secara langsung pada agenda pembangunan lintas generasi.

"Setiap inisiatif pembiayaan diarahkan untuk mendukung transformasi ekonomi jangka panjang Indonesia serta memperkuat peran sektor swasta dalam pembangunan nasional," jelasnya dalam siaran pers, Rabu, 2 Oktober 2025.

Menurut Arief, Patriot Bonds menggunakan prinsip partisipasi sukarela dan tanggung jawab bersama. Skema ini diklaim membuka kesempatan bagi kelompok usaha untuk berkontibusi pada agenda pembangunan lintas generasi.

Dari data yang beredar di sosial media, redaksi melihat ada 13 pemilik bisnis sawit ikut membeli Patriot Bonds antara lain:

  1. Franky Widjaja (Sinar Mas)
  2. Anthoni Salim (Slim Group)
  3. Bachtiar Karim (Musim Mas)
  4. Tomy Winata (Artha Graha/PT Pasifik Agro Sentosa)
  5. Sukanto Tanoto (RGE Grup)
  6. Arif Rachmat (Triputra Grup/Triputra Agro)
  7. Prijono Sugiarto (Astra-Jardine Mathesson Corp)
  8. Robert Budi Hartono (Djarum Grup/Hartono Plantation)
  9. Hilmi Panigoro (Medco -Medco Agro)
  10. Lim Gunawan Hariyanto (Harita Grup/Bumitama Gunajaya Agro)
  11. Eddy William Katuari (Wings Grup/PT Gawi Makmur Kalimantan)
  12. Martua Sitorus (KPN Grup)
  13. Ciliandra Fangiono (First Resources)
  14. Peter Sondakh (Rajawali Corpora)
  15. Widarto Oey (Sungai Budi Grup/PT Tunas Baru Lampung Tbk)
  16. Putra Sampoerna (Sampoerna Grup/PT Sampoerna Agro Tbk)

Namun demikian, Mohamad Al-Arief mengatakan, informasi yang menyebut 46 investor patriot bonds yang beredar di sosial media, bukan informasi resmi dan tak ada pengumuman.

“Itu, bukan informasi resmi, dan hingga saat ini tidak ada pengumuman yang dikeluarkan (Danantara),” pungkas Al-Arief.

Artikel Terkait