• Rabu, 7 Oktober 2026
Berita Terbaru

Benih Unggul Tania Selatan Jadi Primadona di SIEXPO 2025

Pekanbaru, SAWIT INDONESIA - Partisipasi PT Tania Selatan dalam ajang Sawit Indonesia Expo (SIEXPO) 2025 pada 7-9 Agustus mencuri perhatian para pelaku usaha dan petani kelapa sawit dari berbagai daerah. Pameran yang digelar di Riau ini menjadi momentum penting bagi perusahaan benih asal Sumatera Selatan tersebut untuk memperkenalkan varietas unggul kelapa sawit yang mereka produksi.

Menurut Yasir Afran, Seed Marketing PT Tania Selatan, SIEXPO bukan hanya sekadar pameran, tetapi juga wadah strategis untuk mempertemukan perusahaan dengan petani dari berbagai provinsi di Indonesia.

“Kegiatan pameran ini sangat baik sekali karena bisa menjalin silaturahmi, membuka koneksi, sekaligus memperkenalkan benih unggul kelapa sawit kami kepada semua tamu yang hadir,” ungkap Yasir, Senin (18 Agustus 2025).

Selama pameran berlangsung, booth Tania Selatan selalu dipadati pengunjung. Baik dari perusahaan perkebunan besar maupun petani mandiri, mereka menunjukkan minat tinggi untuk mengenal lebih jauh keunggulan varietas TS. Bahkan, sejumlah pengunjung yang telah menggunakan benih dari PT Tania Selatan turut berbagi pengalaman positif.

“Mereka menyampaikan kepuasan setelah memakai varietas TS, baik dari segi pertumbuhan tanaman di kebun yang sangat baik, maupun dari layanan perusahaan, mulai dari kualitas benih, kecepatan pengiriman, pelayanan purna jual, hingga kemudahan komunikasi,” jelas Yasir.

Selama tiga hari pameran, PT Tania Selatan menerima banyak permintaan benih dan bibit siap tanam. Permintaan datang dari berbagai wilayah, termasuk Sumatera Barat, Kalimantan Barat, hingga sejumlah provinsi lain. Tidak hanya perusahaan besar, petani mandiri dan penangkar resmi juga menunjukkan minat serius untuk membeli kecambah varietas TS.

Tiga varietas yang ditawarkan Tania Selatan – DxP TS1 (Avros), DxP TS2 (Ekona), dan DxP TS3 (Ghana) – menjadi daya tarik utama pengunjung. Ketiga varietas ini dikenal memiliki keunggulan kompetitif, terutama toleran terhadap kekeringan dan kemampuan beradaptasi dengan lahan marginal.

“Keunggulan ini menjadi solusi bagi pekebun yang menghadapi keterbatasan kondisi lahan, dan jarang dimiliki produsen benih lainnya,” tambah Yasir.

Menutup partisipasinya di SIEXPO 2025, Yasir memberikan apresiasi kepada penyelenggara. Namun, ia juga menyarankan agar pameran di masa mendatang bisa digelar di provinsi sentra perkebunan sawit lainnya.

“Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah juga bisa menjadi lokasi alternatif agar semakin banyak pelaku perkebunan bisa berpartisipasi,” pungkasnya.

Dengan respon positif ini, partisipasi PT Tania Selatan di SIEXPO 2025 menegaskan posisi mereka sebagai salah satu produsen benih kelapa sawit unggul yang terus berkomitmen mendukung produktivitas perkebunan di Indonesia.

Artikel Terkait