Pekanbaru, SAWIT INDONESIA - PT Aneka Sawit Lestari, anak usaha Minamas Plantation, mencatat penjualan benih sawit DxP iCalix sebanyak 300.000 butir yang dipesan oleh pengunjung dalam Sawit Indonesia Expo (SIEXPO) 2025 di Ska Co-Ex, Pekanbaru, Riau, pada 7-9 Agustus 2025. Event Pameran dan Seminar tahunan ini diselenggarakan oleh Majalah Sawit Indonesia.
Julianus Pranatar Simanjuntak selaku Senior Assisten Plant Breeding mengatakan benih kelapa sawit yakni DxP iCalix menang sudah dikenal dikalangan petani dan perusahaan kelapa sawit. Benih ini kata Julianus memiliki keunggulan tidak mudah terserang penyakit bahkan hama.
Adapun empat keunggulan benih iCalix yang menjadi kompetitif dengan benih lain. Pertama, potensi produksi Tandan Buah Segar (TBS) mencapai 35 ton/ha/tahun. Kedua, pertumbuhan seragam dengan masa panen lebih awal (precocious). Ketiga, mesokarp yang tebal dan kandungan minyak yang tinggi dengan OER 27 – 28 % dan terakhir, profil genetik unggul yang memastikan hasil panen konsisten dan berkualitas tinggi.
"Benih ini saat ini cukup mendapat perhatian dari petani sawit. Dari hadir 6 tahun lalu, 5 tahun belakangan ini penjualan sudah mencapai 4 juta benih setiap tahunnya," tuturnya.
Meski memiliki keunggulan, benih ini ditawarkan denga harga yang cukup terjangkau. Yakni hanya Rp8.500/butir untuk petani dan Rp10.000/butir untuk perusahaan. "Untuk antrian 3-4 bukan saat ini. Untuk pusat kantor kita ada di Maredan Kabupaten Siak," jelasnya.
Benih DxP iCalix dinilai sebagai jawaban atas kebutuhan peningkatan produktivitas nasional tanpa memperluas lahan.Benih sawit iCalix adalah komitmen kami untuk mendukung transformasi industri sawit Indonesia ke arah yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan














