• Selasa, 6 Oktober 2026
Berita Terbaru

Beasiswa SDM Sawit 2026 Dibuka 3 Juni, 5.000 Orang Berpeluang Kuliah Gratis

JAKARTA, SAWIT INDONESIA — Kesempatan meraih pendidikan tinggi tanpa biaya kembali terbuka bagi masyarakat perkebunan kelapa sawit. Mulai 3 Juni 2026, pemerintah melalui Program Beasiswa SDM Sawit 2026 menyediakan 5.000 kuota kuliah gratis bagi pekebun, keluarga pekebun, pekerja perkebunan, penyuluh, hingga aparatur yang menangani sektor perkebunan.

Program yang didanai oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk mencetak generasi baru SDM sawit yang kompeten, profesional, dan siap menjawab tantangan industri sawit yang semakin dinamis.

Melalui program tersebut, peserta yang lolos seleksi dapat menempuh pendidikan pada jenjang Diploma I hingga Sarjana (S1) di berbagai perguruan tinggi mitra tanpa dibebani biaya kuliah. Selain itu, penerima beasiswa juga memperoleh dukungan pendidikan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Tahun ini, pendaftaran dibuka melalui sejumlah jalur yang menjangkau berbagai kelompok pelaku perkebunan sawit, yakni pekebun kelapa sawit, keluarga pekebun, karyawan atau pekerja pada usaha perkebunan kelapa sawit, keluarga karyawan atau pekerja perkebunan sawit, pengurus kelembagaan pekebun, pengurus asosiasi pekebun kelapa sawit, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menangani bidang perkebunan, serta penyuluh perkebunan.

Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma pada Direktorat Jenderal Perkebunan, Iim Mucharam, mengatakan kebutuhan SDM berkualitas di sektor sawit akan terus meningkat seiring perkembangan industri dan tuntutan keberlanjutan.

"Jadi kita perlu melakukan regenerasi dari SDM kelapa sawit, kemudian juga peningkatan kapasitas dari pengelola perkebunan kelapa sawit," ujarnya dalam Media Briefing Beasiswa Sawit 2026 di Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Menurut Iim, beasiswa ini bukan sekadar membuka akses pendidikan tinggi, tetapi juga investasi jangka panjang untuk memastikan industri sawit Indonesia memiliki tenaga kerja yang terampil, inovatif, dan berdaya saing.

Selama penyelenggaraannya, Program Beasiswa SDM Sawit telah melahirkan ribuan lulusan yang kini berkiprah di berbagai perusahaan perkebunan, instansi pemerintah, lembaga pendidikan, hingga menjadi pelaku usaha perkebunan mandiri. Program ini juga menjadi salah satu sarana peningkatan kesejahteraan keluarga pekebun melalui akses pendidikan yang lebih luas.

"Dengan terbukanya sejumlah jalur pendaftaran tersebut, pemerintah berharap semakin banyak pelaku perkebunan sawit dan keluarganya yang dapat mengakses pendidikan tinggi, sehingga manfaat pembangunan industri sawit dapat dirasakan secara lebih luas hingga ke tingkat pekebun," kata Iim.

Pendaftaran Beasiswa SDM Sawit 2026 dilakukan secara daring mulai 3 Juni 2026. Masyarakat yang memenuhi persyaratan dapat memilih jalur pendaftaran sesuai latar belakang masing-masing. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tata cara pendaftaran dapat diakses melalui sdmperkebunan.bpdp.or.id⁠.

Dengan kuota mencapai 5.000 penerima, program ini menjadi salah satu beasiswa pendidikan vokasi dan perguruan tinggi terbesar di sektor perkebunan Indonesia. Bagi ribuan keluarga pekebun dan pekerja sawit, program ini bukan hanya kesempatan kuliah gratis, tetapi juga jalan untuk meningkatkan kualitas hidup dan memperkuat masa depan industri sawit nasional.

Artikel Terkait