• Rabu, 7 Oktober 2026
Berita Terbaru

APKASINDO Kaltara Lakukan Survei untuk Program Sarpras BPDPKS

Jakarta, SAWIT INDONESIA - Untuk mengetahui kebutuhan bibit sawit petani, Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) DPW Kalimantan Utara, bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Dinas Pertanian di Kabupaten Bulungan - Kalimantan Utara, melakukan survei. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (1 Maret 2024), di Tanjung Selor, Bulungan – Kalimantan Utara.

Plt Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPW) APKASINDO, Kalimantan Utara (Kaltara), Suhendrik mengatakan pihaknya bersama dinas terkait di Kabupaten Bulungan – Kaltara melakukan survei kebutuhan bibit sawit yang dibutuhkan petani.

“Secara bertahap, dari kabupaten ke kabupaten yang ada di Kaltara, kami terus melakukan survei kebutuhan bibit sawit dan pupuk untuk petani. Salah satunya, ada sekitar 200 ha, di Tanjung Selor - Kabupaten Bulungan, Kaltara, yang membutuhkan bibit sawit dan pupuk,” katanya, saat ditemui beberapa waktu lalu.

“Kebutuhan bibit sawit dan pupuk itu, nantinya akan diajukan ke pusat. Karena di pemerintah pusat, terutama di Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) memiliki program Sarana dan Prasarana (Sarpras). Dalam program tersebut, ada hibah (bantuan) bibit sawit dan pupuk untuk petani,” imbuh Hendrik.

Dari hasil survei yang dilakukan, ada lahan sekitar 200 ha yang dikelola kelompok tani yang sudah siap, dan akan diajukan (proposalnya) ke BPDPKS tahun ini. Dengan asumsi bantuan 150 pokok (bibit sawit) per ha.

Diungkapkan Hendrik, pihaknya terus melakukan sosialisasi program Sarpras BPDPKS kepada petani-petani sawit, khususnya di Kaltara. Sebab, banyak para petani di Kaltara yang tidak mengetahui dan memahami adanya program Sarpras BPDPKS.

“Maka, APKASINDO kaltara, bersama dinas terkait terus melakukan sosialisasi dan survei agar program Sarpras BPDPKS dapat diketahui dan diakses oleh para petani sawit. Sinergi dan kolaborasi terus kami lakukan bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara serta Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan agar bisa mengakses bantuan bibit sawit dan pupuk (program Sarpras BPDPKS),” ungkapnya.

Program sarana dan prasarana (Sarpras) yang didanai BPDPKS merupakan upaya meningkatkan produktivitas kebun kelapa sawit milik petani. Program sarpras BPDPKS dapat diakses oleh petani kelapa sawit melalui kelembagaan petani yang telah dibentuk.

Artikel Terkait