• Kamis, 8 Oktober 2026
Berita Terbaru

AKPY-Stiper Lepas 285 Mahasiswa Magang di Perkebunan Sawit

JAKARTA, SAWIT INDONESIA - Sejumlah 285 mahasiswa Diploma I AKPY-Stiper tahun akademik 2021-2022 akan melaksanakan Magang di perusahaan perkebunan dan perkebunan sawit rakyat yang tersebar di berbagai daerah. Pelepasan program magang secara simbolis digelar, pada Sabtu (18 Juni 2022). Secara bertahap mahasiswa akan diberangkatkan mulai 20 Juni 2022 dari kampusnya ke lokasi yang sudah ditentukan. Pelepasan mahasiswa program Magang 2022 dilakukan oleh Direktur AKPY-Stiper, Dr.Ir. Sri Gunawan, M.P, IPU, dan Direktur Perlindungan Perkebunan Kementerian Pertanian, Ir. Baginda Siagian, M.Si dan didampingi oleh Ketua Harian Yayasan Pendidikan Kader Perkebunan Yogyakarta (YPKPY) Dr. Ir. Purwadi,M.S dan Ketua Umum DPP APKASINDO Dr. Gulat ME Manurung, MP.,C.IMA Ketua Umum DPP APKASINDO dan disaksikan mahasiswa dan tamu undangan. Sri Gunawan mengutarakan program magang sekaligus On the Job Training (OJT) dilaksanakan selama 3 bulan di beberapa perusahaan perkebunan dan Koperasi Sawit (perkebunan sawit rakyat). “Sebanyak 94% mahasiswa-mahasiswi melaksanakan magang dan OJT di perusahaan perkebunan, sementara yang 6% magang di Koperasi Sawit (perkebunan sawit rakyat). Selesai magang di perusahaan, mahasiswa langsung bekerja di perusahaan tempat lokasi magang masing-masing,” ujarnya saat memberikan sambutan. Berikut rincian jumlah sebaran mahasiswa sekaligus OJT yaitu PT Astra Agro Lestari 75 mahasiswa, PT Best Agro 40 mahasiswa, PT Fangiono Agro Plantation (FAP) 29 mahasiswa, PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA) 22 mahasiswa, PT Karyamas 18 mahasiswa, PT First Resources 21 mahasiswa, PTPN 13 kalimantan Barat 5 mahasiswa, PT PASTI ( agroinvestama ) 18 mahasiswa dan 4 mahasiswa asal Papua, PT Semadam Aceh 10 mahasiswa, KUD Bale Yotro (Kalimantan Barat) 3 mahasiswa, KUD di Sumatera Selatan 14 mahasiswa, KUD di Muara Bungo (Jambi) 16 mahasiswa. Selanjutnya, Sri Gunawan menambahkan sebelum acara pelepasan magang, para mahasiswa mendapatkan pembekalan dari masing-masing perusahaan yang menjadi tempat magang dan pembekalan dari Direktur Perlindungan Perkebunan Kementerian, perwakilan BPDPKS serta dari Ketua Umum DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO). “Masing-masing perusahaan memberikan pembekalan dengan tema yang berbeda-beda. Intinya mereka memberikan bekal agar mahasiswa mendapatkan gambaran yang lebih nyata dan kuat terkait dunia kerja (perusahaan perkebunan kelapa sawit). Misalnya dari PT BGA menyampaikan Karakter Planter Unggul dan PT FAP menyampaikan Kiat Sukses Berkarier di perkebunan kelapa sawit,” imbuhnya. Pada kesempatan yang sama, Baginda Siagian menyampaikan pesan. Ada empat poin yang harus dipegang kalian (mahasiswa) yang akan magang di perusahaan perkebunan dan perkebunan sawit rakyat yaitu etos kerja, etika kerja, integritas dan kemampaun berkomunikasi. “Empat poin itu harus dimiliki ketika terjung ke dunia kerja, walaupun statusnya masih magang. Dan yang tak kalah penting mahasiswa harus memiliki mental yang kuat,” pesan dalam sambutan singkat. Pesan lain juga disampaikan Gulat Manurung. Pihaknya mengatakan agar mahasiswa semangat dan jangan pernah menyerah menghadapi tantangan selama magang. Kami paham dunia kerja akan lebih menantang dari pembelajaran yang ada di kampus. “Kami tahu, mahasiswa program Diploma I AKPY-Stiper adalah mahasiswa yang masih minim pengalaman kerja karena belum genap 1 tahun lulus dari sekolah (SMK/SMA). Sekali lagi, kalian (mahasiswa) jangan pernah menyerah. Kami mewakili orangtua petani sawit dari Aceh hingga Papua, menaruh harapan besar pada kalian dengan kualitas SDM yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya (orangtua),” tegas Gulat. Sementara itu, Dr. Purwadi mengatakan agar kalian (mahasiswa) mampu menjaga nama besar AKPY-Stiper dan YPKPY (yayasan yang menaungi AKPY-Stiper). Dan, yang tidak kalah penting, kalian (mahasiswa) berangkat magang dalam kondisi sehat dan selamat, begitu juga saat kembali dari magang tetap sehat dan selamat. “Kami yakin dengan pengetahuan dan skill yang diperoleh selama menempuh pendidikan di kampus menjadi bekal magang,” ucapnya. Seperti diketahui, mahasiswa Diploma I AKPY-Stiper yaitu penerima beasiswa dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) – Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian dan beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP-Kuliah).

Artikel Terkait