• Rabu, 7 Oktober 2026
Berita Terbaru

Agrinas Palma Targetkan Pendapatan Rp3,1 Triliun dan Dividen Rp 1 Triliun kepada Danantara

Jakarta, SAWIT INDONESIA – PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) terus meningkatkan kinerjanya menjelang akhir 2025 ini. BUMN perkebunan yang belum genap setahun ini mematok target optimis dari aspek pendapatan dan laba bersih

“Sesuai RKAP, pendapatan Agrinas di tahun ini dapat mencapai Rp 3,1 triliun. Tetapi kami optimis bisa Rp 6,2 triliun, insyallah Pak,” ujar Dirut PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) Jenderal TNI (Purn) Agus Sutomo dalam RDP Komisi VI DPR RI, Selasa (23 September 2025).

Lalu, Agrinas Palma diproyeksikan berkontribusi Rp255 miliar bagi penerimaan pajak dan menghasilkan laba bersih yang disalurkan kepada Danantara sebesar Rp1 triliun.

Agus mengatakan, PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) terus berupaya memperkuat posisinya sebagai pengelola perkebunan profesional di Indonesia.

Setelah mendapatkan kewenangan atas pengelolaan lahan sawit dengan total lahan seluas 1,5 juta hektare hingga awal September lalu, BUMN yang bergerak di sektor perkebunan ini, kini menggenjot produktivitas.

Antara lain melalui strategi penambahan karyawan kebun, normalisasi/rehabilitasi lahan, perbaikan sarana prasarana dan infrastruktur, serta revitalisasi pabrik kelapa sawit (PKS) yang dikelola.

"Saya mewakili manajemen PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) mengucapkan terima kasih atas dukungan dari seluruh anggota dewan yang terhormat. Khususnya, Komisi VI yang telah memberikan kesempatan kami untuk menyampaikan perkembangan dan kinerja perusahaan dalam mengelola perkebunan sawit. Seluruh masukan dari anggota dewan menjadi catatan yang berarti bagi kami, untuk memperkuat semangat juang kami dalam mengelola penugasan yang kami emban saat ini," ungkapnya.

Hingga Agustus 2025, Agrinas Palma Nusantara telah membukukan kinerja positif atas pengelolaan lini bisnis eksisting, maupun lini bisnis utama di sektor perkebunan. Selama enam bulan pengelolaan sejak Maret 2025, Agrinas Palma Nusantara dengan mencatatkan konsolidasi kinerja keuangan senilai 2,4 triliun dengan gross profit senilai Rp1,2 triliun dan menyetorkan pajak ke negara senilai Rp111 miliar, juga menyetorkan sharing net laba ke rekening escrow Kejaksaan Agung senilai Rp325 miliar.

"Kinerja perusahaan hingga Agustus 2025 tercatat senilai Rp2,4 triliun atas pendapatan nilai kontrak include pajak dengan gross profit senilai Rp1,2 triliun dan telah menyetorkan sharing net profit pada rekening escrow kejaksaan agung senilai Rp325 miliar, tentunya ini menjadi suatu hal yang akan kami kelola produktivitasnya secara berkelanjutan," kata Agus.

Artikel Terkait