• Selasa, 6 Oktober 2026
Berita Terbaru

6 Provinsi Harga TBS Sawit Tertinggi di Minggu I Maret 2026, Sumbar Juaranya

Jakarta, SAWIT INDONESIA – Gejolak ekonomi dan politik dunia membawa dampak terhadap pergerakan harga CPO di pasar internasional yang berimbas terhadap penetapan harga TBS (Tandan Buah Segar) sawit.

Berdasarkan data yang dikumpulkan redaksi, tercatat ada 6 provinsi menempati harga TBS sawit tertinggi. Sumatera Barat menempati ranking pertama di periode minggu pertama 2026, berikut rinciannya:

  1. Sumatera Barat

Walaupun perkebunan sawit petani di Sumatera Barat tidak seluas Sumatera Utara dan Riau. Namun, provinsi ini selalu menempati rangking pertama harga TBS sawit. Di periode minggu I 2026, harga TBS untuk tanaman umur 10-20 tahun mencapai Rp3.668,21/kg.

Capaian harga TBS tersebut ditopang harga CPO rata-rata Rp 14.138,61 per kilogram dan harga kernel Rp 14.000,29 per kilogram. Berdasarkan rapat penetapan harga TBS Sumatera Barat, indeks K yang ditetapkan sebesar 93,37 persen.

2. Sumatera Utara

Berdasarkan rapat penetapan harga TBS Sumatera Utara, harga TBS untuk tanaman usia 10-20 tahun mencapai Rp Rp3.665,77/Kg di periode 4-10 Maret 2026. Sementara, Indeks K atau faktor pembagi keuntungan petani ditetapkan 92,54 persen.

Adapun harga CPO ditetapkan Rp14.278,19 per kilogram dan harga kernel berada di level Rp13.343,09 per kilogram.

3. Sumatera Selatan

Berdasarkan Penetapan Harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit Provinsi Sumatera Selatan periode II Februari 2026 (16–28 Februari 2026) bahwa harga sawit untuk kelompok umur 10–20 tahun sebesar Rp3.586,81/Kg.

Besaran harga TBS ini ditopang harga minyak sawit mentah (CPO) ditetapkan sebesar Rp14.261,03/Kg, harga inti sawit (kernel) Rp12.986,93/Kg.

Sementara itu, nilai cangkang Rp17,61/Kg dan indeks K sebesar 92,11 persen.

4. Jambi

Di periode 6-12 Maret 2026, Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit untuk petani plasma di Provinsi Jambi naik Rp55,11/Kg sesuai penetapan Dinas Perkebunan Provinsi Jambi.

Kenaikan terjadi pada kelompok umur tanaman produktif yakni 10–20 tahun menjadi Rp3.555,35/kg.

Untuk periode ini, harga CPO ditetapkan sebesar Rp14.048,34/kg dan harga inti sawit atau Palm Kernel berada di angka Rp13.159,07/kg. Sementara indeks K sebesar 94,35 persen.

5. Riau

Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau telah menetapkan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kemitraan swadaya di Riau untuk periode 4 – 10 Maret 2026.

Di periode ini, harga TBS berada di kelompok umur 10-20 tahun sebesar Rp3.516,64/Kg. Pada periode ini indeks K yang dipakai adalah 92,66%.

Harga rata-rata CPO KPBN periode ini adalah Rp14.235,00 dan harga kernel KPBN periode ini sebesar Rp13.883,00.

6. Kalimantan Tengah

Dari hasil rapat penetapan harga Dinas Perkebunan, harga TBS bagi pekebun mitra umur tanaman 10 hingga 20 tahun ditetapkan sebesar Rp3.459,07 per kilogram.

Besaran harga ini turun sebesar turun Rp17,42/Kg dibandingkan periode I Februari 2026 yang mencapai Rp3.476,49 per kilogram. Kelompok umur ini umumnya menjadi acuan karena memiliki tingkat produktivitas dan rendemen yang relatif stabil.

Penetapan harga tersebut diputuskan melalui rapat Tim Penetapan Harga yang dilaksanakan pada Kamis, 5 Maret 2026. Merosotnya harga TBS tersebut dipengaruhi oleh melemahnya rata-rata harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) di pasar lokal.

Pada periode I Februari 2026, harga rata-rata CPO tercatat sebesar Rp14.101,76 per kilogram (tidak termasuk PPN). Nilai ini turun Rp200,48 dibandingkan periode sebelumnya sehingga berdampak langsung pada penurunan harga TBS di tingkat petani.

Artikel Terkait