• Senin, 5 Oktober 2026
Berita Terbaru

5 Emiten Sawit Cetak Pendapatan Tertinggi Sepanjang 2025, Sinar Mas Teratas

Jakarta, SAWIT INDONESIA – Sektor kelapa sawit tetap menghasilkan cuan sepanjang tahun 2025, capaian ini dapat dilihat dari Laporan Keuangan 25 Emiten Sawit. Dari jumlah tersebut, terdapat lima emiten yang mencetak pendapatan tertinggi.

Seluruh emiten sawit ini memperoleh berkah dari tingginya harga sawit. Data GAPKI menunjukkan harga rata-rata cif CIF tahun 2025 sebesar US.221/ton lebih tinggi dari harga rata-rata tahun 2024 sebesar US.084/ton.

Selain itu, emiten sawit yang mengintegrasikan sektor hulu, midstream sampai downstream (hilir) lebih banyak mencetak laba. Itu sebabnya, emiten sawit seperti PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk dan PT Salim Ivomas Pratama Tbk mengandalkan kontribusi penjualan dari segmen produk turunan lantaran margin keuntungan hingga 40%.

Berdasarkan laporan keuangan terbaru, berikut daftar 5 emiten sawit dengan pendapatan paling kinclong:

  1. PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk

Sepanjang 2025, PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) membukukan laba bersih Rp2,58 triliun pada Tahun Buku 2025 atau meroket 102,2 persen dibandingkan pencapaian 2024, yakni Rp1,28 triliun. Berdasarkan laporan keuangan SMAR untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten di bawah kendali PT Purimas Sasmita ini mencatatkan penjualan bersih Rp86,95 triliun atau melompat 10,3 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 sebesar Rp78,84 triliun.

2. PT Astra Agro Lestari Tbk

Sepanjang tahun 2025, PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) membukukan laba bersih sebesar Rp1,47 triliun atau meningkat 28,25%dari Rp1,14 triliun pada tahun 2024. Alhasil, laba per saham AALI naik menjadi Rp764,65 per saham, dari sebelumnya sebesar Rp596,22 per saham. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangan yang dipublikasi di Jakarta, kemarin.

Emiten sawit ini mengungkapkan, pertumbuhan laba didukung oleh pendapatan sebesar Rp28,6 triliun. Pendapatan ini naik 31,35% secara tahunan, dari sebelumnya sebesar Rp21,81 triliun. Disebutkan, pendapatan Astra Agro Lestari berasal dari minyak sawit mentah dan turunannya sebesar Rp25,52 triliun, inti sawit dan turunannya sebesar Rp3,12 triliun dan pendapatan lainnya senilai Rp10,92 miliar.

Sementara itu, berdasarkan segmen operasinya, AALI memperoleh pendapatan bersih sebesar Rp11,77 triliun dari segmen operasi di Sumatra, lalu Rp12,88 triliun dari Kalimantan, dan sebesar Rp16,67 triliun dari Sulawesi.

3. PT Tunas Baru Lampung Tbk

PT Tunas Baru Lampung Tbk: Emiten milik Sungai Budi Grup ini menutup tahun 2025 dengan membukukan kenaikan pendapatan 31,4% menjadi Rp22,87 triliun sepanjang 2025, dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp17,41 triliun. Pertumbuhan pendapatan masih didominasi oleh penjualan segmen kelapa sawit yang mencapai Rp18,35 triliun.Laba bersih meningkat sebesar 28,5% secara YoY menjadi Rp900,9 miliar pada 2025

4. PT Salim Ivomas Pratama Tbk

PT Salim Ivomas Pratama Tbk. (SIMP) membukukan kenaikan pendapatan dan laba bersih sepanjang tahun 2025. Disebutkan laba bersih tercatat sebesar Rp2,07 triliun atau melonjak 33% yoy dari laba bersih 2024 sebesar Rp1,55 triliun. Adapun core profit SIMP tumbuh 26% yoy menjadi Rp2,91 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangan yang dipublikasi di Jakarta, kemarin.

Emiten berkode SIMP juga mencatat penjualan sebesar Rp21,06 triliun atau tumbuh 32% dibandingkan 2024 yang sebesar Rp15,96 triliun. Peningkatan pendapatan tersebut terutama didorong oleh peningkatan harga jual rata-rata dan volume penjualan produk sawit serta produk minyak dan lemak nabati.

5. PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) mencatat kinerja positif sepanjang tahun lalu. Emiten perkebunan kelapa sawit ini membukukan lonjakan pendapatan sehingga mendorong pertumbuhan laba bersih tahun.

Berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit dikutip Rabu (1/4/2026), SSMS mencatatkan pertumbuhan pada pos-pos utama keuangannya. Pendapatan mencapai Rp14,81 triliun, tumbuh 43 persen dibandingkan 2024 yang sebesar Rp10,37 triliun.

Seiring dengan kenaikan pendapatan, laba bruto meningkat 58 persen menjadi Rp5,17 triliun dari sebelumnya Rp3,28 triliun Selain itu, SSMS mengantongi laba tahun berjalan sebesar Rp1,20 triliun, naik 42 persen dibandingkan perolehan tahun 2024 sebesar Rp844,69 miliar. Adapun laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp1,16 triliun, meningkat 42 persen dari Rp819 miliar pada periode tahun 2024 lalu. Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, laba per saham dasar naik menjadi Rp121,86 dari sebelumnya Rp86,04 pada tahun 2024.

Rangkuman Kinerja 5 Besar (Tahun Buku 2025)

PeringkatKode SahamPendapatan (Revenue)Laba Bersih (Net Profit)Pertumbuhan/Catatan1PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR)Rp86,95 TriliunRp2,58 TriliunLaba meroket tajam sebesar 102,2%.2PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)Rp28,60 TriliunRp1,47 TriliunDidominasi operasional di Kalimantan & Sulawesi.3PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA)Rp22,87 TriliunRp900,9 MiliarPendapatan tumbuh signifikan sebesar 31,4%.4PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP)Rp21,06 TriliunRp2,07 TriliunMargin kuat dari produk lemak nabati (hilir).5PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)Rp14,81 TriliunRp1,16 TriliunPertumbuhan pendapatan paling progresif (43%).

Artikel Terkait