• Selasa, 29 September 2026
Berita Terbaru

TPA Bangun KCP & BPP ke-2 untuk Tingkatkan Hilirisasi dan Keberlanjutan

Kutai Timur, SAWIT INDONESIA - PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) atau TPA telah melaksanakan groundbreaking pembangunan kernel crushing plant (KCP) dan biogas power plant (BPP) yang berlokasi di Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur pada Senin, 26 Januari 2026. Aksi korporasi ini merupakan upaya perusahaan dalam optimalisasi sumber daya melalui KCP dan implementasi praktik keberlanjutan dengan BPP.

Proyek hilirisasi dan energi terbarukan tersebut merupakan KCP & BPP kedua TPA, setelah sebelumnya pada akhir tahun 2024 KCP & BPP pertama telah beroperasi di Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. Keberhasilan TPA mengoperasikan KCP & BPP pertama, mendorong perusahaan untuk kembali melakukan ekspansi dalam pembangunan pabrik yang mempunyai manfaat luas dalam penerapan circular economy ini.

Adapun KCP TPA mengolah palm kernel (PK) menjadi crude palm kernel oil (CPKO) dan palm kernel expeller (PKE), tujuannya untuk meningkatkan nilai tambah produk kelapa sawit perusahaan. Pada periode Januari-September 2025, perusahaan telah melaporkan produksi CPKO di KCP pertama TPA sebesar 8.859 ton, realisasi selama sembilan bulan pertama di tahun lalu lalu itu bahkan telah melampaui produksi CPKO pada keseluruhan tahun sebelumnya sebesar 5.262 ton.

Tidak hanya melaksanakan komitmen terhadap peningkatan operasional, TPA menilai bahwa sebagai perusahaan agribisnis modern, manajemen juga harus memberikan langkah konkret terhadao penerapan aspek-aspek keberlanjutan. Oleh karena itu, TPA telah mengolah limbah cair atau palm oil mill effluent (POME) menjadi biogas melalui fasilitas BPP, sehingga mampu mengurangi emisi gas metana sekaligus menyediakan energi terbarukan untuk mendukung operasional perusahaan.

POME yang digunakan sebagai bahan baku energi bersih BPP bersumber dari limbah di pabrik pengolahan kelapa sawit yang berada di wilayah sama. Kemudian, listrik yang dihasilkan dari BPP digunakan untuk operasional pabrik di TPA, serta disalurkan kepada permukiman karyawan di dalam unit operasional. Integrasi KCP & BPP ini mencerminkan komitmen TPA terhadap pendekatan reduce, reuse, dan recycle (3R). Dengan kata lain, limbah cair aktivitas produksi diubah menjadi sumber daya yang bernilai tinggi.

Inisiatif-inisiatif ini tidak hanya mengurangi limbah dan emisi, tetapi juga mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya terkait penurunan emisi gas rumah kaca (GRK). Dengan menerapkan praktik circular economy secara menyeluruh, TPA mengambil langkah signifikan dalam kontribusi aktif untuk menciptakan ekosistem industri kelapa sawit yang regeneratif, tangguh, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran TPA dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

Sumber: teladanprima.com

Artikel Terkait