• Kamis, 1 Oktober 2026
Berita Terbaru

Teladan Prima Agro Akuisisi Anak Usaha Rea Kaltim Rp210 Miliar

Jakarta, SAWIT INDONESIA – PT Teladan Prima Agro Tbk berencana melakukan transaksi akuisisi lahan melalui perjanjian jual beli saham bersyarat (PJBB) dalam rentang dana sebesar Rp160 hingga Rp 210 miliar.

Melansir keterbukaan informasi, TLDN telah melakukan penandatangan PJBB dengan PT Kaltim Plantations pada 22 April 2025. Ini dilakukan sehubungan dengan rencana akuisisi 100% saham PT Cipta Davia Mandiri (CDM), anak usaha Rea Kaltim Plantation.

Direktur Utama PT Teladan Prima Agro Tbk Wishnu Wardhana mengatakan tujuan dari transaksi tersebut adalah untuk memenuhi rencana penggunaan dana dari hasil penawaran umum perdana saham sebagaimana telah dijelaskan pada prospektus Perseroan. Yakni akan digunakan untuk melakukan akuisisi perusahaan yang bergerak di bidang kelapa sawit.

Pelaksanaan dari rencana transaksi juga nantinya akan menambah aset perseroan, memperbesar produksi, serta sebagai salah satu rencana pengembangan usaha jangka panjang perseroan.PT Cipta Davia Mandiri mengelola sekitar 3.100 hektare perkebunan kelapa sawit.

“Sehingga, setelah akuisisi resmi dilakukan, lahan tertanam yang dimiliki oleh PT Teladan Prima Agro Tbk akan bertambah menjadi sekitar 63.500 hektare,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (23/4/2025).

Sebagai informasi, TLDN telah melaporkan kinerja operasional positif pada tahun lalu. Sepanjang tahun 2024 total produksi tandan buah segar (TBS) mencapai 1,21 juta ton, tumbuh 0,5% yoy. Pencapaian positif ini berlangsung di tengah adanya tantangan dampak dari anomali cuaca.

Dari sisi kinerja keuangan, TLDN berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 4,21 triliun pada tahun 2024, atau 5,1% lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, realisasi laba bersih tahun lalu sebesar Rp 825,59 miliar, tumbuh 82,7% dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp 451,79 miliar.

Di sisi lain, sampai dengan akhir Desember 2024 total aset TLDN sebesar Rp 5,67 triliun, naik 4,61% yoy. Peningkatan nilai aset ini diimbangi dengan liabilitas dan ekuitas perusahaan yang terjaga.

Artikel Terkait