• Kamis, 5 November 2026
Artikel

Tanggulangi Dampak Kemarau di Kotim, PT Tapian Nadenggan Turunkan 600 Personel Tanggap Karhutla dan Distribusi Air

KOTAWARINGIN TIMUR, SAWIT INDONESIA - Musim kemarau yang memicu keterbatasan air bersih serta meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi tantangan serius bagi masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Kondisi ini mendorong perlunya penguatan koordinasi lintas pihak antara pemerintah desa, masyarakat, dan pelaku usaha di wilayah tersebut.

Merespons tantangan kekeringan dan karhutla sepanjang September hingga pertengahan Oktober 2026, PT Tapian Nadenggan (unit operasional Kalimantan Tengah 3 dari Sinar Mas Agribusiness & Food) menerjunkan tim tanggap darurat untuk mendampingi warga di Desa Pantap (Kecamatan Mentaya Hulu) dan Desa Biru Maju (Kecamatan Telawang).

Dukungan operasional perusahaan mencakup penanganan karhutla di area lahan masyarakat, penyaluran air bersih untuk fasilitas umum dan permukiman, penyiraman jalan berdebu, hingga pembangunan infrastruktur penampungan air jangka panjang.

Poin-poin utama penanganan 16 kejadian karhutla, bantuan air bersih untuk sekolah dan warga, serta pembangunan waduk cadangan air meliputi:

Penanganan 16 Titik Karhutla Lahan Masyarakat:

  • Selama periode 1 September hingga 13 Oktober 2026, tim perusahaan membantu penanganan 16 kejadian kebakaran lahan milik masyarakat di Desa Pantap dan Desa Biru Maju.

  • Penanganan lapangan melibatkan lebih dari 600 personel gabungan yang dilengkapi dengan unit mobil pemadam kebakaran serta mesin pompa bertekanan tinggi guna melokalisasi dan memadamkan kobaran api dengan mengutamakan keselamatan.

Penyaluran Air Bersih dan Penyiraman Akses Jalan:

  • Ketersediaan sumber air warga yang menyusut diatasi dengan penyaluran air bersih berkala untuk masyarakat umum, pemukiman warga, Kantor Desa Pantap, serta fasilitas pendidikan seperti SDN 1 Pantap guna menjaga sanitasi dan kelancaran kegiatan belajar mengajar.

  • Selain air bersih, perusahaan melakukan penyiraman berkala pada akses jalan desa sepanjang 1 kilometer untuk menekan paparan debu saat cuaca kering.

Pembangunan Waduk Cadangan Air Kapasitas 200 m³:

  • Sebagai langkah antisipasi jangka panjang, perusahaan memfasilitasi pembuatan waduk penampung air dengan kapasitas tampung sebesar 200 meter kubik (m3).

  • Waduk ini dirancang sebagai sumber air alternatif bagi lingkungan pondok pesantren dan warga sekitar saat menghadapi periode kekeringan di masa mendatang.

Sinergi dan Kesiapsiagaan Tanggap Bencana:

  • Kepala Desa Pantap, Masruri, menyambut positif kolaborasi tersebut dan mengimbau penguatan kesiapsiagaan warga dalam pelaporan dini titik api.

  • Perwakilan PT Tapian Nadenggan (Kebun Sei Rindu), Lukas Sumarso, menyampaikan bahwa bantuan ini disesuaikan dengan sumber daya perusahaan guna meringankan beban masyarakat, seraya menekankan pentingnya pencegahan karhutla secara bersama-sama.

Kolaborasi dan tanggap cepat lintas sektor ini menjadi modal penting bagi wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur dalam menekan dampak risiko karhutla serta menjamin ketahanan pasokan air bersih masyarakat selama musim kering.

Sumber: smart-tbk.com

Topik:Karhutla

Artikel Terkait