• Kamis, 22 Oktober 2026
Berita Terbaru

Strategi AALI Dongkrak Produktivitas Sawit di Lahan Suboptimal

Palembang, SAWIT INDONESIA - PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) menerapkan empat pilar strategi agronomi guna memacu produktivitas kelapa sawit di area lahan suboptimal secara efisien dan ramah lingkungan.

Langkah ini mencakup penggunaan benih varietas unggul, aplikasi amelioran tanah, pemulihan struktur tanah melalui pupuk hayati, serta penerapan sistem tata air (water management) yang terukur.

Direktur Agronomy and Sustainability AALI, Bandung Sahari, menjelaskan bahwa kunci keberhasilan pengelolaan lahan suboptimal terletak pada pendekatan site-specific plantation management (pengelolaan perkebunan berbasis spesifikasi lokasi).

“Mengingat kebutuhan minyak nabati dunia terus melonjak di tengah keterbatasan lahan, fokus kita adalah optimalisasi lahan yang sudah ada. Setiap lahan memiliki faktor pembatas berbeda, sehingga strateginya tidak bisa diseragamkan. Pendekatan spesifik lokasi membuka peluang peningkatan produktivitas secara lebih efisien dan berkelanjutan,” ujar Bandung dalam Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke-14 yang digelar Universitas Sriwijaya (Unsri), Selasa (20 Oktober 2026).

Lahan suboptimal termasuk lahan kering, rawa lebak, pasang surut, hingga gambut memiliki keterbatasan fisik dan kimiawi alami. Pada areal sensitif seperti gambut dan pasang surut, AALI memprioritaskan rekayasa infrastruktur tata air (water gate, saluran limpasan, pemantauan piezometer, dan rumah pompa) guna menjaga kelembapan tanah.

Sistem tata air yang presisi ini terbukti efektif menekan risiko oksidasi bahan organik, mencegah penurunan permukaan tanah (subsidensi), serta meminimalkan potensi kebakaran lahan.

Ketua Pusat Unggulan Riset Pengembangan Lahan Suboptimal (PUR-PLSO) Unsri, Prof. Siti Herlinda, mengapresiasi kolaborasi antara akademisi dan industri perkebunan dalam menerapkan riset lapangan. Menurutnya, inovasi agronomi di lahan suboptimal sangat strategis dalam memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional.

Guna mendukung suplai bahan tanaman berkualitas, anak usaha AALI, PT Gunung Sejahtera Ibu Pertiwi, telah mengantongi sertifikasi manajemen mutu SNI ISO 9001:2015 dari PT TÜV NORD Indonesia untuk proses pemuliaan hingga riset produksi kecambah unggul.

Langkah intensifikasi berkelanjutan (sustainable intensification) ini sejalan dengan Astra Agro Sustainability Aspirations 2030 yang berpijak pada Triple-P Roadmap (Portfolio, People, Public Contribution) berlandaskan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).

Lewat pendekatan ini, AALI optimistis mampu mendongkrak kapasitas produksi TBS (Tandan Buah Segar) secara bertanggung jawab tanpa harus menambah pembukaan lahan baru (zero-deforestation).

Artikel Terkait