SAWIT INDONESIA - PT Persada Palembang Raya memperkuat penetrasi di sektor perkebunan kelapa sawit dengan memperkenalkan excavator JCB 81 Eco+ pada ajang SIEXPO 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas pasar alat berat JCB yang selama ini dikenal kuat di sektor pertambangan dan quarry.
Business Consultant PT Persada Palembang Raya Ahmad Affan mengatakan keikutsertaan perusahaan dalam SIEXPO 2026 bertujuan memperkenalkan kapabilitas produk JCB kepada pelaku industri sawit yang membutuhkan alat berat dengan produktivitas tinggi dan biaya operasional yang efisien.
"Melalui SIEXPO 2026, kami ingin menunjukkan bahwa alat berat JCB tidak hanya andal untuk sektor tambang dan quarry, tetapi juga mampu memberikan kinerja optimal di area perkebunan kelapa sawit," ujarnya.
Persada Group sendiri memiliki rekam jejak lebih dari empat dekade di Indonesia. Perusahaan yang didirikan pada 1980 itu memulai bisnis sebagai dealer Suzuki di Lampung sebelum mengembangkan usaha ke sektor alat berat, properti, dan solusi teknologi informasi.
Di bisnis alat berat, PT Persada Palembang Raya resmi menjadi dealer JCB untuk wilayah Sumatra sejak 2015. Jangkauan bisnis kemudian diperluas pada 2023 dengan mencakup Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hingga 2026, jaringan Persada JCB telah didukung delapan kantor cabang yang tersebar di Medan, Pekanbaru, Jambi, Pangkal Pinang, Padang, Palembang, Lampung, dan Jakarta.
Pada pameran tersebut, Persada menghadirkan JCB 81 Eco+, excavator kelas 8 ton yang dirancang untuk mendukung aktivitas di sektor perkebunan. Unit ini menggunakan mesin mekanis KOEL 4R1040NA berdaya 49 HP dengan kapasitas bucket 0,32 meter kubik.
Selain itu, alat berat tersebut dilengkapi fitur One Touch Idle, Auto Idle, dan Auto Shutdown yang diklaim mampu meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar. Dari sisi durabilitas, JCB 81 Eco+ mengusung heavy duty frame, undercarriage, dan bucket, serta track shoe selebar 600 milimeter yang memberikan stabilitas lebih baik saat beroperasi di lahan dengan kontur tanah yang relatif lunak. Unit ini juga telah dibekali teknologi LiveLink untuk memudahkan pemantauan kondisi dan operasional alat secara real time.
Affan mengungkapkan permintaan alat berat JCB dari pelaku industri kelapa sawit hingga saat ini masih menunjukkan tren yang positif. Selain JCB 81 Eco+, produk yang banyak diminati meliputi JCB Backhoe Loader, JCB 51R-1 Mini Excavator, dan JCB Vibromax 116D Compactor.
Menurutnya, tingginya permintaan tersebut tidak terlepas dari dukungan layanan purna jual yang menjadi fokus utama perusahaan.
"Ketersediaan suku cadang kami jaga, didukung mekanik yang selalu siap memberikan pelayanan. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya kami memastikan operasional pelanggan tetap berjalan optimal," katanya.
Melalui partisipasi dalam SIEXPO 2026, Persada Palembang Raya berharap semakin memperkuat posisi JCB di sektor perkebunan nasional, seiring meningkatnya kebutuhan pelaku industri terhadap alat berat yang produktif, hemat bahan bakar, serta didukung layanan purna jual yang andal.














